BeritaPEMPROV SULTENG

Pesan Asiten 1 pemprov Sulteng saat membuka Rakor Kominfo dan PPID Se-Sulteng 2024 dikota Tentena

×

Pesan Asiten 1 pemprov Sulteng saat membuka Rakor Kominfo dan PPID Se-Sulteng 2024 dikota Tentena

Sebarkan artikel ini

Faharudin Yambas : Potensi Sulawesi Tengah sebagai penyagga IKN sudah dilirik beberapa negara untuk membuka konsulatnya.

JURNALPOLRISULTENG.ID – POSO, Asisten I Pemprov Sulawesi Tengah Dr. Faharudin Yambas, S.Sos,M.Si usai membacakan sambutan gubernur pada kegiatan Rakor Kominfo dan PPID Se-Sulteng 2024, pada  sambutan lepasnya mengatakan, Pada tahun ini adalah tahun politik setelah kita melaksanakan Pemilu pemilihan presiden wakil presiden dan anggota legislatif sudah berjalan dengan sukses walaupun dengan segala keterbatasannya. “Alhamdulillah sudah selesai sekarang.” Selasa (14/05/2024)

Dikatakannya, di depan kita akan melaksanakan pemilihan kepala daerah  Pilkada 2024 yang tahapannya sudah berlangsung dan akan dieksekusi pada bulan November tahun 2024.

Oleh karena itu adalah tanggung jawab kita semua untuk mencegah jangan sampai terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan.

Mulai dari yang berkaitan dengan hoax, penggunaan teknologi yang bisa disalah gunakan maupun politik identitas yang dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Dalam rangka memecah belah keragaman dan kebhinekaan bangsa yang sudah dijaga betul oleh para pendiri bangsa,  dengan semboyannya Bhinneka Tunggal Ika.

Tidak kalah pentingnya, ucap Fahrudin Yambas adalah penggunaan teknologi ini juga agar benar-benar diupayakan agar informasi-informasi dari pemerintah tersamoaikan secara masif  kepada masyarakat.

Menurutnya, Sulawesi Tengah adalah  daerah yang terkaya di Indonesia, berbagai sumber daya yang dimilikinya terutama SDA membuat kita tumbuh di atas rata-rata nasional, membuat daerah kita menjadi daya tarik bagi investasi menanamkan modalnya di Sulawesi Tengah.

“Nah hal-hal seperti ini bagaimana Dinas Kominfo dapat menjual Sulawesi Tengah sehingga laku di pasaran internasional”Ujarnya.

Ia mengungkap, Sulawesi Tengah adalah daerah penyangga untuk ibu kota Nusantara (IKN), dimana pemerintah daerah sudah berkomitmen untuk mendukung sebagai wilayah penyangga.

“maka kita semua yang hadir di tempat ini harus memberikan support, sesuai dengan kewenangan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing.” Himbaunya.

Fakta yang ada, beberapa negara sudah melirik Sulawesi Tengah, dan sudah  melakukan pertemua dengan Pemprov. Sulteng  untuk membuka konsulatnya terkait dengan dekatnya wilayah Sulawesi Tengah dengan IKN.Ungkapnya.

“ini merupakan potensi yang dapat dimanfaatkan, untuk menjual Sulawesi Tengah memanfaatkan keberadaan kemajuan digitalisasi  dalam rangka membuka jaringan Sulawesi Tengah ke dunia internasional” Tandas Fahrudin Yambas. (Sam Asiku)