Berita

Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una gelar Rakor Pakem Tahun 2024

914
×

Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una gelar Rakor Pakem Tahun 2024

Sebarkan artikel ini
JURNALPOLRISUTENG.ID – AMPANA, Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una yang dipimpin oleh Pilipus Siahaan, SH, MH melaksanakan Rakor Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam masyarakat (Pakem) tahun 2024 bertempat di Aula Hotel Lawaka Senin 5/8/2024.

Kegiatan yang dilaksanakan Kasi Intel Kejaksaan Tojo Una-Una La Ode Moh. Nuzul, SH mewakili Kajari, dihadiri bupati Tojo Una-Una yang diwakili asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. Moh. Syarif Lasawedi, MAP,  Kapolres yang diwakili Kasat Intel Iptu Adhitya Meideski, ST, Kaban Kesbangpol Herlina Leonita Sandewa, SH, MH, Perwira Penghubung Kodim 1307 Poso Kapten Iston Sihotang, Kadis Sosial Ir.Dalfiah, MM, KakanKemenag Tojo Una-Una HM Saharudin,S.Ag, MM, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Drs. H. Syaiful Laborahima dan pejabat terkait lainnya.

La Ode Moh Nuzul, SH pada rakor itu menyampaikan perkembangan situasi aliran kepercayaan hingga saat ini tidak mencuat lagi.

Hal itu dikuatkan  laporan anggotanya, “pernah ada beberapa kejadian, namun situasinya sudah dingin dan tidak menonjol lagi, sesuai hasil deteksi dini anggota dilapangan.” Ungkapnya

Namun demikian pihaknya tetap mewaspadai dan tetap  memonitor perkembangannya, karena masing-masing pihak belum menerima secara ful, “masih ada bibit yang perlu kita waspadai walaupun hingga kini tidak ada gejolak.” Ujarnya.

La ode Moh Nuzul  mengharapkan kedepan kondisi wilayah Tojo Una-Una tetap aman serta  tidak ada lagi  aliran kepercayaan dan aliran agama. Kunci  La Ode Moh uzul.

Sementara keterangan yang diperoleh diruang kerjanya, menjelaskan tentang   struktur Pakem Kejaksaaan Tojo Una-Una yang diketuai oleh Kepala Kejaksaan  Tojo Una-Una dan beranggotakan, dari unsur Forkopimda dan dinas teknis, mulai dari Kesbangpol, dinas pendiikan dan Sosial dan OPD teknis yang terkait.

Pakem ini bertujuan sebagai wadah untuk  deteksi dini terhadap aliran kepercayaan yang bertentangan dengan Undang-undang dan sesat, untuk penanganan selanjutnya., setelah terdeteksi dilakukan  investigasi.

Termasuk kedepan bagaimana cara kita menangkal  gerakan dan kelompok-kelompok itu untuk  ditiadakan, sehingga kerukunan beragama tetap terjaga sesuai dengan amanat Undang-Undang. “Itulah wadah pakem dibangun untuk maksud tersebut” Tandas Kasi Intel Kejaksaan Tojo Una-Una.

Kegiatan Rakor Pakem menghimpun berbagai informasi dan masukan diantaranya dari ketua KUB Syaiful Laborahima, ia menjelaskan kondisi dilapangan tentang isu maupun kejadian sempat berkembang dilapangan soal  aliran kepercayaan, “hari ini sudah menurun tensinya, persoalan didua  wilayah tidak lagi mencuat, situasi kembali aman dan tentram. Jelasnya.

Selaku ketua FKUB ia mengajak semua pihak agar terus  memelihara situasi keamanan dan ketertiban ditengah masyarakat. Terutama menyongsong penyelenggaraan Pilkada 2024, jangan ada isu atau berita hoax, dan  termasuk persoalan  agama yang bisa  dimanfaatkan  oleh pihak-pihak  tertentu.Himbaunya.

Sementara masukan dari Pabung Kodim 1307 Poso, mengingatkan penting koordinasi terkait  informasi perkembangan situasi, sehingga terdeksi dini agar cepat ditangkal.

Dari Kakankemenag Tojo Una-Una, pihaknya   tetap mengikuti perkembang yang menyimpang soal aliran kepercayaan, “dari hasil laporan staf kami,  ini tidak ada lagi” Ujarya.

Pada penghujung rakor Pakem Asisten III, mengapresiasi upaya pencegahan aliran kepercayaan yang bertentangan dengan Undang-Undang.

“Hal ini sangat penting, sebab jika tidak cepat ditangani, akan mengakibatkan perpecahan ditengah masyarakat.” Ujarnya

Ia  berharap hubungan antara umat beragama didaerah ini tetap terjaga, dan apapun bentuk aliran masuk kedaerah ini, cepat diatasi sehingga hubungan antar umat beragama di kabupaten Tojo Una-Una tetap  terjaga dengan baik.Kuncinya (Sam Asiku)