JPSulteng.id, BANGGAI KEPULAUAN – Komitmen mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat terus diwujudkan BRI Unit Salakan melalui pendekatan langsung kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui kegiatan jemput bola dari desa ke desa, para Mantri BRI aktif mengunjungi pelaku usaha untuk memperkenalkan berbagai layanan perbankan sekaligus membuka akses pembiayaan bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan modal usaha.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya BRI dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Mantri BRI dapat mengenali karakteristik usaha, memahami kebutuhan permodalan, serta memberikan informasi mengenai fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Pendekatan secara langsung tersebut juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk berkonsultasi mengenai pengembangan bisnis, pengelolaan keuangan, hingga pemanfaatan layanan transaksi digital. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi pembiayaan, tetapi juga pendampingan untuk meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usaha.
Kepala BRI Unit Salakan, Andriani Yunita, mengatakan bahwa kegiatan jemput bola merupakan salah satu bentuk komitmen BRI untuk semakin dekat dengan masyarakat, terutama pelaku UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang tetapi masih membutuhkan dukungan akses permodalan.
“Melalui kegiatan dari desa ke desa, kami ingin memastikan bahwa pelaku UMKM mendapatkan informasi dan kesempatan yang sama untuk mengakses layanan perbankan. Kami hadir untuk mendengarkan kebutuhan para pelaku usaha sekaligus memberikan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing nasabah,” ujar Andriani Yunita.
Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, BRI Unit Salakan terus mendorong agar para pelaku usaha dapat memanfaatkan fasilitas perbankan secara optimal, termasuk KUR sebagai salah satu alternatif pembiayaan untuk meningkatkan kapasitas usaha.
Ia juga mengingatkan bahwa pengajuan kredit harus disesuaikan dengan kebutuhan produktif dan kemampuan pembayaran agar pembiayaan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan usaha.
Melalui peran aktif Mantri BRI, berbagai sektor usaha masyarakat, mulai dari perdagangan, pertanian, perikanan, hingga usaha rumahan, diharapkan semakin mudah memperoleh informasi mengenai layanan keuangan formal.
Selain memperluas akses pembiayaan, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun hubungan yang lebih dekat antara BRI dan masyarakat. Kehadiran Mantri di desa-desa diharapkan mampu mengurangi keterbatasan informasi serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan perbankan secara aman dan bertanggung jawab.
BRI Unit Salakan berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan dan memperluas jangkauan perbankan hingga ke wilayah pedesaan. Dengan semangat melayani lebih dekat, BRI berharap semakin banyak UMKM di Kabupaten Banggai Kepulauan yang mampu mengembangkan usahanya, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Upaya ini sekaligus menegaskan peran BRI sebagai mitra masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, membangun UMKM yang tangguh, dan mendukung kemajuan ekonomi Kabupaten Banggai Kepulauan.
