PT. PAU BANGGAI

12 Kelompok Tani Adu Kemampuan, PT PAU dan Dinas TPHP Banggai Bidik Petani Mandiri

×

12 Kelompok Tani Adu Kemampuan, PT PAU dan Dinas TPHP Banggai Bidik Petani Mandiri

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, BANGGAI — PT Panca Amara Utama (PAU) bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai terus memperkuat kolaborasi dalam mendorong pengembangan sektor pertanian, khususnya peningkatan kapasitas dan kemandirian kelompok tani.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program pendampingan kelompok tani yang dirangkaikan dengan kegiatan Lomba Tani, melibatkan sejumlah kelompok tani binaan di wilayah sekitar operasional perusahaan.

External Relation Head PT PAU, Novari Mursita, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program yang dijalankan tidak membeda-bedakan kelompok tani. Seluruh kelompok mendapatkan kesempatan yang sama dengan penyesuaian berdasarkan kemampuan masing-masing kelompok.

“Tidak ada program yang pilih-pilih. Pada dasarnya semuanya sama dan kita sesuaikan dengan kemampuan kelompok masing-masing,” ujar Novari.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat 12 kelompok tani yang terlibat dalam program tersebut. Dari jumlah itu, terdapat satu kelompok tani milenial yang diharapkan ke depan dapat berkembang dan membuka akses pasar bagi produk-produk pertanian yang dihasilkan kelompok tani.

“Kami berharap tahun depan bisa lebih banyak lagi kelompok milenial. Harapannya ini bisa membuka pasar, sehingga bapak dan ibu di masing-masing wilayah bisa fokus pada pertanian. Sementara kami berharap kelompok milenial ini bisa membuka pasar dan benar-benar mempunyai peranan dalam membuka lapangan kerja,” katanya.

Novari juga mengapresiasi dukungan Dinas TPHP, para penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta seluruh pihak yang terlibat sehingga program tersebut dapat terlaksana.

Menurutnya, kerja sama PT PAU dengan Dinas Pertanian telah memasuki tahun keempat. Ia berharap kolaborasi tersebut terus memberikan dampak positif terhadap pengembangan kelompok tani.

“Kami sangat mengucapkan terima kasih atas kerja samanya. Ini sudah tahun keempat kami mempunyai kerja sama dengan Dinas Pertanian,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi program. Hasil yang dicapai kelompok tani akan menjadi salah satu indikator bagi PT PAU dalam melihat keberhasilan program pemberdayaan yang telah dijalankan.

“Kalau ini berhasil, tentunya ke depan anggarannya juga pasti akan bertambah, Insya Allah,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Hortikultura Dinas TPHP Kabupaten Banggai, mewakili Kepala Dinas TPHP Banggai Choirul Ashari Mambuhu, SP., MP., secara resmi membuka kegiatan Lomba Tani.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari proses pendampingan yang telah dilakukan sejak tahap awal, mulai dari penjaringan petani hingga penilaian terhadap kemampuan kelompok tani.

Ia menjelaskan, sebelumnya telah dilakukan proses identifikasi dan penjaringan petani yang dinilai memenuhi kriteria untuk mengikuti program kerja sama. Selanjutnya, dilakukan penilaian dan pemberian penghargaan kepada kelompok tani berprestasi, baik kelompok lama maupun kelompok baru.

“Jadi sebelum dilakukan kegiatan ini, sudah kita lakukan penilaian untuk kelompok lama dan kelompok baru, dan kita sudah memberikan reward bagi kelompok-kelompok yang berprestasi,” jelasnya.

Selain penilaian, kelompok tani juga mendapatkan penguatan kapasitas melalui pembinaan dan pendampingan, termasuk peningkatan pengetahuan, administrasi keuangan serta aktivitas kelompok.

Pendampingan tersebut mencakup pencatatan aktivitas budidaya hingga pelaporan keuangan. Bahkan, kelompok tani diwajibkan memiliki sembilan buku administrasi sebagai bagian dari tertib administrasi kelompok.

“Alhamdulillah, dari hasil pendampingan kami, rata-rata kelompok hampir semua sudah memenuhi sembilan buku yang diwajibkan,” katanya.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari peran para penyuluh pertanian di lapangan yang secara aktif mendampingi kelompok tani.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para pengurus kelompok tani dan penyuluh yang terus melakukan pendampingan dalam menjalankan program pertanian.

Lebih lanjut, pelaksanaan Lomba Tani kali ini dikemas dengan sistem kompetisi. Sebanyak 12 kelompok dibagi ke dalam dua grup, yakni Grup A dan Grup B, yang masing-masing beranggotakan enam kelompok.

Setiap kelompok kemudian dinilai berdasarkan sejumlah indikator yang telah ditentukan. Kelompok dengan hasil penilaian terbaik akan melaju ke tahap berikutnya hingga babak final.

“Kita membangun konsep seperti Piala Dunia, ada sistem gugur. Ada Grup A dan Grup B, masing-masing berisi enam kelompok. Nantinya di setiap grup dilakukan penilaian dan kelompok terbaik masuk ke babak final,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi seluruh kelompok tani.

“Yang kami harapkan adalah pembelajaran dari bapak dan ibu. Ini menjadi indikator bagi kami tentunya untuk melihat keberhasilan program kita,” ujarnya.

Kegiatan Lomba Tani tersebut turut dihadiri jajaran manajemen PT PAU, jajaran Dinas TPHP, penyuluh pertanian, koordinator penyuluh serta pendamping kelompok tani dari sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Luwuk Selatan, Batui dan Nambo.

Kolaborasi PT PAU bersama Dinas TPHP Kabupaten Banggai ini diharapkan dapat terus memperkuat kapasitas kelompok tani, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus mendorong terbukanya akses pasar dan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. (**)