KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Isu Miring menyasar Bupati, Pemda Tojo Una Una akan mengambil Langkah Hukum Tanpa Kompromi!

×

Isu Miring menyasar Bupati, Pemda Tojo Una Una akan mengambil Langkah Hukum Tanpa Kompromi!

Sebarkan artikel ini

Ishak Adam: isu pernikahan tersebut adalah fitnah murni tanpa basis fakta hukum sama sekali.

JURNALPOLRISULTENG.ID, TOJO UNA-UNA — Ruang digital di Bumi Sivia Patuju mendadak diguncang oleh serangan kampanye hitam (black campaign) yang menyasar integritas moral Bupati Tojo Una-Una.

Sebuah narasi hoaks yang viral di platform Facebook menuding adanya pernikahan antara sang bupati dengan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Daerah Tojo Una Una.

Isu liar ini awalnya dipicu oleh unggahan bertajuk “Alhamdulillah Bupati So Jadi Orang Dondo”. Meski teks utama status tersebut dinilai biasa, kolom komentar langsung dibanjiri respons pro dan kontra yang bergulir bak bola salju.

Spekulasi di jagat maya tersebut dinilai telah meluncur menjadi pembunuhan karakter yang sengaja dikemas sebagai komoditas politik untuk menjatuhkan otoritas kepemimpinan daerah.

Menanggapi polemik digital yang kian memanas, pihak hukum Pemda Tojo Una Una  dan keluarga PNS yang bersangkutan langsung bersiap mengambil tindakan tegas.

Pemda Siapkan Jerat Pidana ITE

Praktisi hukum sekaligus Pengacara Pemda Tojo Una-Una, Ishak P. Adam, S.H., M.H., C.L.I., menegaskan secara gamblang, isu pernikahan tersebut adalah fitnah murni tanpa basis fakta hukum sama sekali.Tegas Ishak Adam,

Ishak memberikan peringatan keras kepada warganet, agar segera menghentikan penyebaran hoaks ini. Tindakan menyebarkan kebohongan di ruang digital dapat dijerat pasal pencemaran nama baik (Pasal 443) jo Pasal fitnah (Pasal 434) dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara karena dilakukan di ruang publik elektronik. Selain konsekuensi pidana, ia mengingatkan, hoaks politik semacam ini sangat berbahaya karena berpotensi memicu perpecahan sosial di tengah masyarakat.

Peringatan Keras dari Pihak Keluarga

Respons tidak kalah tegas datang dari internal keluarga PNS (berinisial S) yang namanya ikut terseret dalam pusaran fitnah ini. Melalui pendekatan persuasif namun bernada peringatan keras, perwakilan orang tua yang bersangkutan, ML, langsung angkat bicara memberi keterangan Persnya.

“Tuduhan yang dialamatkan kepada anak saya itu tidak benar, saya keberatan! Anak saya sangat terbuka dengan keluarga, dan setelah kami tanyakan langsung, tidak ada kebenaran sedikit pun terkait isu itu,” tegas ML yang juga merupakan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Kamis Sore 1 Oktober 2026.

ML mengingatkan publik untuk berhati-hati dalam menjaga martabat seseorang. Pihak keluarga saat ini tengah memantau perkembangan situasi di media sosial selama beberapa hari ke depan. Jika narasi bohong ini terus digulirkan, keluarga dipastikan akan menempuh jalur hukum formal.

Roda Pemerintahan Dipastikan Stabil

Meski tensi di media sosial sempat menghangat, jalannya roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Tojo Una-Una hingga Kamis, 1 Oktober 2026, dipastikan tetap berjalan normal dan stabil.

Para tokoh daerah mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang, menggunakan rasio sehat dalam menyerap informasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh aksi kampanye hitam yang sengaja dirancang untuk merusak stabilitas daerah.  (H. Sam Asiku)