JPS, TOJO UNA UNA – Peta politik di Kabupaten Tojo Una-Una resmi berganti arah. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tojo Una-Una periode 2026–2031 resmi dikukuhkan, dirangkaikan dengan agenda orientasi politik yang dihadiri oleh jajaran DPW PKB Sulawesi Tengah, unsur forkopimda, KPU, Bawaslu, serta pimpinan partai politik setempat. Sabtu 31 Oktober 2026.
Momentum ini menjadi gong penanda dimulainya ekspansi politik agresif PKB di bumi Sivia Patuju. Mengantongi modal strategis berupa 3 kursi DPRD hasil Pileg 2024 yang tersebar merata di seluruh daerah pemilihan—diwakili oleh Gamarudin, S.Sos. (Dapil 1), Husain, S.E. (Dapil 2), dan Asrun P. Taurenta, S.Ag., M.A.P. (Dapil 3)—PKB kini membidik target penetrasi total hingga ke akar rumput.
Kekuatan partai berlambang bola dunia ini kian menebal menyusul masuknya Wakil Bupati Tojo Una-Una aktif, Surya, S.Sos., M.Si., ke dalam radar kepengurusan struktural. Langkah strategis DPP dan DPW PKB meloloskan Surya hingga tahap fit and proper test dinilai para pengamat sebagai manuver geopolitik tingkat tinggi.
Kehadiran Surya yang memiliki jaringan birokrasi luas, jika dikawinkan secara taktis dengan ketokohan Asrun P. Taurenta di basis kultural, diprediksi akan mengubah kalkulasi politik lokal dan membuka peluang besar bagi PKB untuk mengincar tiket utama dalam kontestasi politik beberapa tahun kedepan.

Namun demikian, Ketua DPC PKB Tojo Una-Una, Asrun P. Taurenta, menjamin koalisi partai pada pemenangan bupati beberapa waktu yang lalu masih tetap adem. Ia mengajak semua partai agar tetap solid dan menegaskan tidak ada alasan untuk berdiri di manapun ketika membawa simbol partai, tidak lain adalah untuk perjuangan kesejahteraan rakyat.
Menurut Asrun, prinsip mewakili dan menyuarakan kepentingan rakyat sangat monumental di setiap partai politik. Momentum kegiatan yang digelar ini bertujuan untuk meningkatkan eksistensi partai, di mana PKB sedang mempersiapkan diri menghadapi agenda politik 2029 maupun 2031. “Koalisi kami masih adem, dari awal hingga saat ini masih tetap nyaman,” ujar Asrun.
Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, yang hadir memberikan sambutan hangat selaku pembina politik daerah. Ia menegaskan, pengukuhan ini merupakan penegasan kesiapan pengurus untuk mengemban amanah, memperkuat konsolidasi internal, serta bersinergi dengan seluruh komponen daerah.

“Saya berharap kepengurusan DPC PKB periode 2026–2031 menjadi organisasi yang semakin solid, terbuka, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Jadikan parpol sebagai wadah menghimpun gagasan dan mencari solusi nyata atas persoalan warga,” ujar Bupati Ilham Lawidu.
Bupati juga mengingatkan agar Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) tidak sekadar menjadi ajang seremonial menyusun program kerja, melainkan ruang evaluasi yang melahirkan langkah strategis konkrit. Ia mengajak PKB untuk terus membangun komunikasi konstruktif dengan pemerintah daerah, DPRD, dan dunia usaha demi menyukseskan visi pembangunan Tojo Una-Una yang religius, maju, adil, dan sejahtera.
Pascapelantikan, DPC PKB Tojo Una-Una dipastikan langsung memanaskan mesin partai lebih awal. Dengan perpaduan faksi birokrat dan faksi kultural-legislatif, PKB kini mulai bergerak senyap namun tajam dalam mengarsiteki target pemenangan di masa depan.(PJS)
