PEMDA TOJO UNA-UNA

Bupati Tojo Una-Una Buka STQH ke VII Tingkat Kabupaten di Tombiano

×

Bupati Tojo Una-Una Buka STQH ke VII Tingkat Kabupaten di Tombiano

Sebarkan artikel ini

Mohammad Lahay : “Pembangunan fisik dan infrastruktur saja tidak cukup, “kita juga harus membangun manusia yang berkarakter kuat, memiliki akhlak yang mulia, serta siap menghadapi tantangan global”

JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Bupati Tojo Una-Una Mohammada Lahay, SE, MM membuka resmi kegiatan Lomba Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke VII di Desa Tombiano Kecamatan Tojo Barat Tojo Una-una, yang mengusung tema “Melalui STQH, mari kita membangun generasi qur’ani menuju Tojo Una-Una yang tangguh, maju, dan sejahtera.  Selasa Malam, 05 November 2024.

Semarak pembukaan STQH ke VII  di Tombiano, dirangkaikan dengan pameran UMKM, dimana pada awal  kegiatan pembukaan,  defile 12 kafilah kecamatan se Tojo Una-Una, dilatari dengan atraksi drum Band, dan pagelaran seni yang dikemas oleh panitia pelaksana yang dikomandoi Kabag Kesra Yaumihi Palampanga, S.Ag, M.Si.

Rangkaian Kegiatan STQH Ke VII sejak pagi diwali  pelantikan dewan Hakim, Pawai Ta’aruf, pembukaan Pameran UMKM dan kegiatan lainnya.

Suasana politik menjelang Pilkada Tojo Una-Una tahun 2024, seakan lenyap dengan suasana hikmah saat ayat-ayat suci Al Qur’an dikumandangkan dari panggung tilawah saat pembukaan.

Dipanggung kehormatan, Bupati didampingi PJ. SekdaKab Tojo Una-Una Dr. Alimudin Mohamad, SE, S.M.Si, Kakankemenag HM Syaharudin, MM,Perwakilan TNI-Polri  bersama tamu undangan lainnya menyaksikan seremoni acara pembukaan yang meriah yang dipadati pengunjung, bahkan ada yang dari luar daerah.

Pada sambutannya, Bupati Tojo Una-Una, menyampaikan STQH adalah sebuah momentum penting bagi umat islam dalam menggali, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dan hadits.

Oleh sebab itu, seluruh masyarakat Tojo Una-Una, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa Al-Qur’an dan Hadits menjadi landasan moral dan spiritual dalam setiap aspek kehidupan.

Pembangunan fisik dan infrastruktur saja tidak cukup, “Kita juga harus membangun manusia yang berkarakter kuat, memiliki akhlak yang mulia, serta siap menghadapi tantangan global.” Ujar Bupati.

Momentum STQHke VII  diharapkan dapat menemukan talenta-talenta muda yang potensial dan dapat dibina lebih lanjut untuk berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Bahkan yang menjadi harapan saya, STQH menjadi wahana seluruh masyarakat Tojo Una-una, untuk bersatu dan bekerja sama membangun daerah yang tangguh, maju dan sejahtera. Seru bupati menyemangati.

Bupati mengingatkan, kabupaten Tojo Una-Una telah menunjukkan prestasi yang baik dalam berbagai bidang, termasuk dalam kegiatan keagamaan.

Dimana, kabupaten Tojo Una-Una meraih juara umum 1 pada penyelenggaraan STQH ke-27 tingkat provinsi Sulawesi Tengah tahun 2023, yang juga dilaksanakan di Tojo Una-Una. Kemudian pada MTQ ke-30 tingkat provinsi Sulawesi Tengah yang baru saja dilaksanakan pada bulan juli tahun 2024 di kota palu, kabupaten tojo una-Una meraih juara umum 2.

“Prestasi tersebut, merupakan pencapaian yang sangat membanggakan dan patut untuk dipertahankan.” Ucap bupati mensuport.

PJ Sekdakab saat melepas pawai Ta’ruf STQH ke VII

Semoga STQH ke-7 mampu menjadi ajang pembinaan dan peningkatan kualitas bagi para qari, qariah, hafiz, hafizah, serta pengkaji hadits.“adanya dukungan semua pihak, saya optimis dapat melahirkan potensi-potensi terbaik untuk mewakili daerah di tingkat provinsi bahkan nasional.

Bupati menyentil tema STQH  ke-7 tahun ini, hendaknya dijadikan refleksi dari harapan bersama agar nilai-nilai al-Qur’an tidak hanya dihafalkan dan dilantunkan, tetapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan  STQH kali ini, sangat relevan dengan cita-cita kita untuk mencetak generasi yang berakhlakul karimah, kuat dan beriman, serta cerdas dalam berpikir dan bertindak, yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kuat iman dan akhlaknya, sehingga mampu membawa Tojo Una-Una ke arah kemajuan dan kesejahteraan.

Menghadapi tantangan zaman yang semakin berat, terutama bagi generasi muda, STQH adalah starting menanamkan nilai-nilai qur’ani sejak dini, yang merupakan  langkah strategis dalam membentuk masyarakat yang berintegritas, berdaya saing, dan memiliki semangat gotong royong.

Dipenghujung sambutannya, Mohammad Lahay menekankan, agar STQH bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan dan silaturahmi antar komunitas muslim di kabupaten Tojo Una-Una.

“Jadikanlah ajang ini, sebagai inspirasi bagi anak-anak muda untuk lebih mencintai al-Qur’an dan Hadits, sekaligus memotivasi mereka untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah. Tandas Bupati. (Sam Asiku)