JP-SULTENG.ID, SLEMAN – Pemerintah daerah Kabupaten Banggai kembali meraih penghargaan di ajang Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index atau GM-DTGI Award tahun 2026.
Di ajang tersebut, Banggai tampil sebagai Pemda terbaik kategori kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Tengah. Prestasi serupa juga diraih pada 2025.
GM-DTGI merupakan inisiatif akademik dari tim peneliti Universitas Gadjah Mada untuk mengukur penerapan transformasi digital oleh pemerintah daerah. Cakupannya meliputi inovasi layanan publik berbasis digital, tata kelola data, keamanan siber, dan integrasi sistem digital yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan.
Tahun ini, penilaian dilakukan terhadap 508 pemerintah kabupaten dan kota se-Indonesia.
Ketua tim peneliti GM-DTGI Prof. Syaiful Ali mengatakan, GM-DTGI Award adalah bentuk pengakuan atas kerja keras pemerintah daerah dalam melakukan transformasi digital untuk warga.
“Yang kita ukur bukanlah seberapa canggih teknologi suatu daerah, melainkan seberapa baik daerah mengelola perubahan demi warganya,” ujar Syaiful pada acara penyerahan Penghargaan GM-DTGI Award 2026, Kamis (5/11/2026), di Auditorium Magister Manajemen FEB UGM, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hal ini menegaskan bahwa indeks GM-DTGI diukur dari sudut pandang publik, dari apa yang dapat dilihat dan dirasakan warga.
“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan transformasi digital itu sederhana, apakah hidup warganya menjadi lebih mudah?,” ujarnya.
GM-DTGI Award 2026 dirangkaikan dengan seminar nasional bertema, Artificial Intelligence untuk Pemerintah Daerah: Mengakselerasi Transformasi Digital dan Peningkatan Kinerja di Tengah Peluang dan Tantangan.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria menjadi pembicara utama dalam seminar tersebut. Dalam kesempatan itu, Wamen Komdigi juga secara resmi meluncurkan Dashboard GM-DTGI. (**)
