JURNALPOLRISULTENG.ID, MORUT – Paparan debu dapat ditemukan di mana saja dengan wujud yang tidak terlihat (kasat mata), sehingga sangat sulit untuk dihindari. Sejatinya, tubuh manusia memiliki sistem pertahanan terhadap debu yang terhirup. Namun, jika terpapar dalam intensitas dan waktu yang lama, tubuh akan sulit beradaptasi dan mudah terserang penyakit.
Alergi, iritasi saluran pernapasan hingga infeksi saluran pernapasan merupakan beberapa penyakit yang dapat ditimbulkan akibat paparan debu.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Morowali Utara, khususnya di wilayah Kecamatan Petasia dan Petasia Barat, mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam rangka mengantisipasi kembali meningkatnya kasus ISPA tersebut, Kapolres Morowali Utara AKBP Reza Khomeini, S.I.K. memerintahkan seluruh satuannya, termasuk Polsek Petasia, untuk membagikan masker gratis kepada warga.
“Saya telah memerintahkan personel untuk membagikan masker gratis kepada warga guna mencegah meningkatnya kasus ISPA di wilayah Kabupaten Morowali Utara, sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar saat beraktivitas di luar rumah, khususnya di wilayah Kecamatan Petasia dan Petasia Barat, tetap menggunakan masker,” ungkap Kapolres, Jumat (23/1/2026).
Pembagian masker tersebut dilaksanakan siang tadi sekitar pukul 10.00 WITA hingga pukul 11.30 WITA oleh personel Satlantas Polres Morowali Utara bersama personel Polsek Petasia. Sebanyak 500 masker dibagikan secara gratis kepada warga dan para pengendara yang melintas di dua titik di Kota Kolonodale, terang Kapolres.
Melalui pembagian masker gratis ini, diharapkan dapat menekan jumlah warga yang terserang ISPA. Kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat dalam menjaga kesehatan, sekaligus memberikan edukasi dan imbauan agar masyarakat selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, tambah AKBP Reza.
“Saya juga telah memerintahkan personel untuk berkoordinasi dengan seluruh pengawas jalan hauling (tambang) agar secara rutin melakukan penyiraman, sehingga debu tidak berterbangan hingga masuk ke kawasan permukiman yang dapat mengganggu kesehatan warga di sekitar kawasan lingkar tambang,” tegas Kapolres.
Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menekan jumlah kasus ISPA di Kabupaten Morowali Utara akibat paparan debu. (**)