Berita

Membangun Narasi Sederhana Menjadi Mewah Ketika Terbungkus Senyuman

345
×

Membangun Narasi Sederhana Menjadi Mewah Ketika Terbungkus Senyuman

Sebarkan artikel ini

 

Sofyan Mile : Tuhan yang memperjalankan kita bertemu dengan orang-orang dengan baik. Bisa dimana saja, tak mengenal ruang dan waktu.

JURNALPOLRISULTENG.ID – SULTENG , H. Muhamad Sofhian Mile, SH mantan Bupati Banggai periode 2011—2016. Ia pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI 3 periode yakni 1997—1999, 1999—2004 dan 2004—2009. Dan banyak riwayat pekerjaan dan organisasi yang pernah digelutinya.

H.Muhamad Sofhian Mile, SH memiliki talenta dalam membangun kekuatan dan semangat kehidupan melalui narasi sederhana penuh makna yang dibungkus senyum khasnya.

Diusianya diatas angka enampuluh lahir 15 Agustus 1958, adalah potensi SDM yang syarat dengan pengalaman dibirokrasi maupun diruang politik yang terlampaui bersama perjalanan waktu.

Semangat yang tak lekang terus membayangi derap langkah menuju tujuan dan obsesi direntang blantika perpolitikan, entah semangat dan kekuatan ini membuatnya harus siap menyambut aspirasi Rakyat Sulawesi Tengah.

Sebuah tulisannya yang menginspirasi, Untuk mendapatkan kehormatan sebagai utusan masyarakat Sulawesi Tengah di Senayan. Tidak selalu dengan cara-cara yang bertabur kemewahan.

 

 

Saya percaya bahwa masyarakat Sulawesi Tengah memiliki kearifan dalam memilih utusan ke DPR RI. Ketulusan mereka itulah yang menjadikan saya menikmati menjalani tiap detail proses ini.

Penerimaan yang datang dari niat kita yang penuh cita-cita kebajikan. Tentu saja akan bertemu dengan ketulusan masyarakat.

Narasi lain Sofhian Mile menulis, Saat ini, kita sedang berada dalam satu situasi global yang tidak menentu.

Persatuan nasional dan keharmonisan kebangsaan, menjadi landasan yang telah dibuktikan oleh perjalanan sejarah, menjadi kunci yang membuat kita tetap bertahan dalam masa-masa krusial. “Kita tetap berdiri tegak, beralas seribu satu macam tantangan.”

Persaudaraan sesama anak bangsa harus terus menerus kita tumbuhkan. Saling pengertian, dan percaya, bahwa keadilan, kemajuan, dan kesejahteraan umum adalah tugas politik bersama sesama anak bangsa.

Tugas sejarah yang menuntut kita untuk memenangkan agenda politik kebangsaan itu secara bersama-sama, dengan tulus dan sukarela.

Untaian kata mengusik rasa, pencinta dan pengagum kata indah nan bijak sehingga tulisan ini bukan apa-apa apalagi menyamarkan tujuan tertentu. Karena H.Muhamad Sofhian Mile, SH tak pernah sekalipun bertemu muka. (Sam Asiku)