JURNALPOLRISULTENG.ID -TOUNA, Kegiatan Karaval beberapa masa yang lampau seperti sirna ditelan waktu, namun Sabtu, 11 Nopember 2023, gelar Karnaval dalam rangka peringatan hari Pahlawan 10 Nopember 2023 menjadi berarti menumbuhkan semangat dan ingatan masa muda bagi generasi tua saat ini, ikut menikmati gelar karnaval tersebut sepanjang jalan yang dilalui.

Karnaval yang mengusung Tema “Kenang Jasanya teruskan cita-citanya” digagas oleh SMA 1 Negeri Ampana yang tren disebut Smansa Ampana dikepalai oleh Muhammad Ainul Khamim, M.Pd.
Ratusan pelajar SMP dan SMA sederajat sebagai peserta karnaval, berasal dari sejumlah sekolah Umum dan kejuruan, SMA dan SMK, aliah, SMP, Tsanawiyah Kecamatan Ampana Kota, Ratolindo dan Ulubonga.

Beberapa unit marching band perwakilan beberapa sekolah ikut ambil bagian, melakukan atraksi meramaikan peringatan Hari Pahlawan yang sangat berarti bagi rakyat Indonesia.
Memeriahkan Peringatan 10 Nopmber yang ditetapkan sebagai hari Pahlawan, adalah moment menumbuhkan nilai-nilai semangat perjuangan, dalam mengenang perjuangan patriotik kusuma bangsa, mereka bersimbah darah, jiwa melayang hanya untuk negeri tercinta Tanah Air Indonesia.
Perjuangan para pahlawan dengan tetesan darah, telah mengantarkan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat, bangsa yang merdeka dari penjajahan bangsa lain.
Penjajahan dizaman digitalisasi saat generasi z lagi trending, perlu mewaspadai bentuk penjajahan bukan lagi dalam bentuk perang pisik dengan bambu runcing ataupun senjata moderen. Namun kemajuan teknologi memungkinkan sebagai alat perang untuk merusak moral generasi penerus tanpa disadari.

Menteri sosial RI pada Peringatan Hari Pahlawan ke – 78 mengusung tema, “Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Semangat Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”.
Tema itu adalah arahan untuk menumbuhkan semangat para generasi pelanjut perjuangan para pahlawan, agar mengingat arti perjuangan para pendahulu yang merelakan jiwa dan raganya untuk menebus kemerdekaan bangsanya.
Tema itu menurut Menteri Sosial RI, melalui renungan yang mendalam, menyikapi ancaman penjajahan modern, mengingat negara Republik Indonesia merupakan pasar yang besar, yang dilimpahkan karunia tersedianya sumber daya alam (SDA) adanya tanah yang subur, hasil laut yang melimpah, kandungan bumi yang menyimpan beragam mineral.

Potensi Kekayaan alam yang begitu besar, menjadi tantangan bagi generasi penerus untuk mengelola kekayaan alam dan juga potensi penduduk Indonesia bagi kejayaan Bangsa dan Negara. Menteri sosial menyemangati, melalui semangat perjuangan 10 Nopember 1945, apapun bentuk ancaman dan tantangan kita akan taklukkan, seperti yang dicontohkan para pejuang 10 November 1945. “Tidak mudah memang, tapi pasti bisa.” Ujar Menteri.
Sejalan dengan sambutan menteri Sosial RI, kegiatan yang digagas SMA I Negeri Ampana, mengangkat nilai edukasi bagi para pelajar sebagai penerus perjuangan para pahlawan.
Mewarnai karnaval, para siswa-siswi mengunakan kostum dari berbagai profesi, sebagai sinyalemen pilihan bagi para pelajar yang sedang menimbah ilmu saat ini, kedepan bebas memilih jurusan menuju profesi yang dicita-citakan. (Ditulis Sam Asiku)