JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Memasuki masa tenang, Sosialisasi calon legislative Partai Golkar Caleg DPRD Tojo Una-Una Gusnar Suleman, Nomor urut 2 Dapil 1, meliputi Kecamatan Ampana Kota, Ratolindo dan Ampana Tete berjalan dengan baik.

Pada kampanye hari terakhir, Gusnar Suleman tampil bersama politisi kawakan Yus Mangun Caleg DPRD Sulteng dengan nomor urut 1, Dapil Kabupaten Poso dan Kabupaten Tojo Una-Una, juga mensosialisasikan H. Muhidin Said sebagai Caleg Partai Golkar DPR-Ri Nomor Urut 1 dapil Sulawesi Tengah digelar di Kelurahan Dondo Kecamatan Ratolindo, Tojo Una-Una.

Sekitar dua ratusan simpatisan partai Golkar memenuhi tenda bahkan ada yang berdiri mendengarkan pemaparan dan edukasi politik dari dua politisi Partai Golkar Yus Mangun dan Gusnar Suleman.
Sebagai incumbent, anggota DPRD aktif di Tojo Una-Una dan Provinsi Sulteng yang memiliki banyak pengalaman.

Gusnar Suleman sudah 3 priode sebagai Anggota di DPRD Tojo Una-Una, bahkan pernah menjabat sebagai ketua DPRD Tojo Una-Una dan Yus Mangun 5 Priode di DPRD Sulteng.
Dengan pengalaman berpolitik yang dimiliki mereka , pada kampanye itu lebih fokus membangun pemahaman masyarakat, lebih dekat pada tugas dan fungsi sebagai anggota legislative.
Memberi pemahaman pada masyarakat, terutama soal mekanisme anggaran, sejak dibahas ditingkat musrembang desa/ kelurahan sehingga penerapan dilembaga eksekutif.
Hal itu sengaja diangkat kedua politisi itu, untuk menepis janji yang menyesatkan dari caleg dengan berbagai program setelah duduk di kursi dewan nanti.
Gusnar Sulemen mengedepankan, aspirasi masyarakat lebih efektif jika melalui koridor, berjenjang anggota DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi hingga pusat dalam satu partai.
Oleh sebab itu Kata Gusnar Suleman, mekanisme anggaran dan sinergifitas anggota legislative dalam partai yang sama, lebih baik dan menguntungkan masyarakat ketika menjaring aspirasi sejak dari musyawarah desa hingga turun dalam bentuk program nanti.
Semakin banyak anggota Fraksi Golkar di DPRD semakin baik guna melayani masyarakat, melalui dana pokok-pokok pikiran anggota DPRD kabupaten, Provinsi maupun pusat yang dapat memberdayakan masyarakat, tanpa harus menggangu anggaran DAK dan DAU yang masih terbatas.
Duet Gusnar dan Yus mengisi jadwal kampanye terakhir itu, memadang penting sosialisai Caleg Golkar untuk membangun keyakinan konstituen yang hadir pada kegiatan itu. Dimana edukasi politik mengarah pada masyarakat agar tidak salah menjatuhkan aspirasinya pada voting Day yang tinggal beberapa hari.
Yus mengatakan berpolitik itu adalah pikiran yang perlu hitungan dan kalkulasi, bukan berdasarkan perasaan, jika ingin meraih sukses. Ujarnya.
Kegagalan seorang memasuki dunia politik, karena dikuasai perasaannya tanpa ada perhitungan yang matang. “Politik bukan barang dagangan” Imbuh Yus Mangun.
Kegiatan malam itu lebih dititik beratkan pada sosialisasi caleg partai Golkar dan tata cara penjeblosan kartu suara, agar konstituen dan kader partai Golkar tidak akan melakukan kekeliruan, saatdidalam TPS, yang bakal merugikan suara partai Golkar. (Sam Asiku)