Berita

KPU Tojo Una-Una putuskan Jadwalkan PSU TPS 1 Desa Loe Digelar 24 Februari

356
×

KPU Tojo Una-Una putuskan Jadwalkan PSU TPS 1 Desa Loe Digelar 24 Februari

Sebarkan artikel ini
JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tojo Una-Una  memutuskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2024 untuk TPS 1 di Desa Loe, Kecamatan Walea Kepulauan, Kabupaten Tojo Una-Una,  pada Sabtu 24 Februari 2024 mendatang.

Pernyataan Ketua KPU Kabupaten Tojo Una-Una, Ahdin L. Nondo saat membuka Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan PSU Pemilu 2024 bersama Stakhoder dan Pihak terkait di Cafe Lawaka Kelurahan Dondo, Minggu (18/2/2024) malam.

Ahdin mengatakan, berdasarkan adanya instruksi dari KPU RI untuk pelaksanaan PSU secara serentak dilaksanakan pada 24 Februari 2024 tepat 10 hari setelah pencoblosan 14 Februari 2024.

Namun, kata Ahdin, kendala yang akan dihadapi, jika PSU dilaksanakan hari kerja akan menganggu aktfitas Masyarakat.

Untuk itu kata Ahdin, perlu  keterlibatan Pemda untuk mendorong masyarakat sedapatnya menghadirkan  masyarakat sebagaimana yang hadir pada saat pencoblosan  pada 14 Februari 2024 yang lalu,” ujarnya.

Sekretaris KPU Tojo UNa-Una, Moh. Fitra Akbar, terkait dengan kesiapan logistik untuk PSU Desa Loe, mencapai presentase 90 %.

“Ada 2 item lagi yang masih menunggu distrisbusi dari KPUD provinsi dan targetnya tanggal 22 Februari 2024 sudah tiba di kantor KPU, kemudian besok lagi ada 1 jenis logistik yang tiba yaitu segel plastic,” jelasnya.

Mengenai pergeseran logistik, jelas Fitra akan dilaksanakan tanggal 23 Februari 2024 , sementara

“agenda  PSU Desa Loe  akan dihadiri  tim KPU Provinsi Sulteng selaku  pemantau” imbuhnya

Staf Ahli Bidang Keuangan, Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tojo Una-Uuna Hamid Lasodi, menandaskan Pemda Tojo Una-Una mendukung pelaksanaan PSU tersebut.

Ia menjamin  akan berupaya tentang kehadiran masyarakat  yang hadir saat pelaksanaan pemungutan suara  14 Februari 2024 yang lalu.

Meskipun demikian Hamid Lasodi menghimbau agar masyarakat dapat mengambil peran aktif untuk proses PSU, diketahui dalam DPT ada tenaga guru dan kesehatan yang tak bisa diliburkan. Kami usahakan, mereka bisa bergantian untuk melakukan pencoblosan.

“Terkait pelaksanaannya apa-apa yang menjadi kebutuhan kelancaran PSU, pihak Pemda siap untuk mengerahkan aparat Pemerintah Desa maupun Kecamatan,” tutupnya.

KabagOps Polres Tojo Una-Una,Una Kompol Mulyadi, menyatakan pihak kepolisian siap memberi dukungan pelayanan pengamanan. “KPU tinggal  menyurat ke  Kapolres” Ujarnya. .(Sam Asiku)