JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tojo Una-Una menyikapi era transformasi tegnologi digitalisasi, dimana setiap informasi memiliki nilai dalam memenuhi tuntutan kebutuhan primer masyarakat, untuk mengetahui berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Peran Pers dan media melalui produk jurnalis, mendapat perhatian khusus dari ketua KPUD Tojo Una-Una Ahdin L Nondo bersama sekretariat Moh. Fitra Akbar, yang menggagas kerja sama.
Kaitan dengan kerja sama itu kehadiran seluruh awak media, perlu duduk satu meja dalam rapat persiapan pelaksanaan tahapan pilkada Tojo Una-Una. Hotel Lawaka Kamis (25/04/2024)

Peran serta para awak media, dalam memberi kontribusi pemikiran selaku mitra KPU diharapkan menjadi sumbangsi, yang dapat menyeraskan prosfektif terhadap pemahaman hak dan kewajiban kedua belah pihak, dalam kerja sama yang akan terbangun guna suksesnya Pilkada Tojo Una-Una tahun 2024.
Pada kesempatan itu Moh Fitra Akbar selaku pejabat pengguna anggaran, menyampaikan tugas dan kewengannya, selain bertanggung jawab pada pemerintah daerah dalam soal pengelolalan anggaran, juga harus melaporkan setiap aktifitas yang berkaitan dengan program dan pengunaan penggaran pada ketua KPU.

Ia menyampaikan sistim penganggaran dalam pembiayaan yang berbasis kinerja, telah diatur oleh ketentuan dalam regulasi yang berlaku.
Tentu pola kerja sama itu, membutuhkan landasan berpijak dan perlu disampaikan pada forum diskusi dengan awak media, agar mencapai pemahaman bersama, yang hal ini dapat mengatisipasi timbulnya presepsi dan penafsiran yang berbeda dimata mitra kerja KPU.
”Pertemuan ini adalah sebagai langkah awal, yang berikutnya akan dilanjutkan dengan pertemuan berikut, membahas bentuk pola kerja sama.”
Pada kesempatan itu, Ketua KPU Tojo Una-Una Ahdin L. Nondo mengharapkan kerja sama dalam kemintraan dengan Pers bukan bertujuan untuk mengekang kebebasan pers dalam melaksanakan tugas kejurnalistikan. Ujarnya.
Namun kata Ahdin L. Nondo, pertemuan yang dilaksanakan, adalah wahana yang dapat memberi masukan terkait dengan persiapan untuk suskses pilkada, yang menurutnya adalah tanggung jawab bersama.
“Tanggung jawab itu, bukan hanya melekat pada KPU sebagai penyelenggara teknis, namun pada seluruh masyarakat serta peran media yang kami harapkan turut mengawal proses pelaksanaan pilkada nanti.” Ujarnya.
Berangkat dari hal itu, KPU telah mendata media yang nantinya dalam diskusi , bebas berbicara mengeluarkan pendapat, serta memberi tanggapan dan masukan tentang pola yang diterapkan dalam kerja sama nanti.
Ia mengakui, Kehadiran para awak media sebagai pertanda baik, semoga kerja sama yang diinginkan KPU selaras dengan keinginan rekan-rekan media.Ucapnya.
Ia menekankan, kerja sama yang saya maksudkan tidak akan mendikte media, dalam melakukan pemberitaan, justru dengan adanya kerja sama segala macam hal yang berkaitan dengan penyelenggara KPU kami harapkan dapat diakses masyarakat luas.
“Harapan kami, informasi terkait dengan tahapan dan kerja KPU akan masif tersampaikan kemasyarakat serta terkonfirmasi.” Tandas Ketua KPU Tojo Una-Una. (Sam Asiku)