JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Kerja sama media dengan KPU Kabupaten Tojo Una-Una sebagai pihak penyelenggara Pemilihan Umum serentak 2024, yang digagas Sekretariat KPU Moh Fitra Akbar adalah langkah strategi mewujudkan transparasi penyelenggaran pemilihan umum serentak tahun 2024 yang patut diapresiasi.

Gagasan Sekretaris KPU Moh Fitra Akbar, bukan sekedar bentuk kepedulian, namun ide itu, adalah pemikiran cerdas sukseskan penyelenggaraan Pilkada 2024, melalui peran aktif para awak media dalam melakukan tugas jurnalis pemberitaan, yang menjadi kebutuhan publik.
KPU Tojo Una-Una tak sepihak memutuskan point-point kesepakatan, namun telah mengelar meja diskusi dihotel Lawaka Ampana, membicarakan bentuk kerja sama untuk menarik simpul yang disepakati kedua belah nanti.
Produk jurnalis, mendapat perhatian khusus dari ketua KPUD Tojo Una-Una Ahdin L Nondo bersama Sekretariat Moh. Fitra Akbar, sehingga menggagas kerja sama.
Kaitan dengan kerja sama itu yang dihadiri awak media, duduk satu meja sudah dilakukan pekan yang lalu, bukan saja terbatas membahas bentuk kerja sama, akan tetapi dalam rapat itu, sedikitnya mengulas persiapan pelaksanaan Tahapan Pilkada Tojo Una-Una. Hotel Lawaka. Jumat Malam (25/04/2024)
Dikatakan Moh Fitra Akbar, Peran serta para awak media, dalam memberi kontribusi pemikiran selaku mitra KPU diharapkan menjadi sumbangsih, yang dapat menyeraskan prosfektif terhadap pemahaman hak dan kewajiban kedua belah pihak, adalah sesuatu hal yang penting dibicarakan sebelum diputuskan. dibaliknya, adalah sebuah harapan yang mengerucut pada suksesnya Pilkada Tojo Una-Una tahun 2024.
Secara gamblang Moh Fitra Akbar selaku pejabat pengguna anggaran, menyampaikan tugas dan kewenangannya.
Ia Selain bertanggung jawab pada pemerintah daerah dalam soal pengelolalan anggaran, juga harus melaporkan setiap aktifitas yang berkaitan dengan program dan pengunaan penggaran dalam hal ini adalah ketua KPU Kabupaten Tojo Una-Una.
Ia menyampaikan pola kerja sama itu, membutuhkan landasan berpijak dan yang dipaparkan pada forum diskusi dengan awak media, agar dapat dipahami. Jangan sampai akan timbul presepsi dan penafsiran yang berbeda dimata mitra kerja KPU.
Malam itu dikatakannya, pertemuan ini adalah sebagai langkah awal, yang akan ditindak lanjuti dengan pertemuan berikut, lebih mengarah pada pola kerja sama.”
Ketua KPU Tojo Una-Una Ahdin L. Nondo menandaskan, kerja sama dalam bentuk kemintraan bukan bertujuan untuk mengekang kebebasan pers dalam melaksanakan tugas kewartawan. Ujarnya.
Namun memberi ruang yang dapat memberi masukan terkait dengan persiapan untuk suskses pilkada, yang menurutnya adalah tanggung jawab bersama. Terang Ketua KPU Tojo Una-Una.
“Tanggung jawab itu, bukan hanya melekat pada KPU sebagai penyelenggara teknis, namun pada seluruh masyarakat serta peran media yang kami harapkan turut mengawal proses pelaksanaan pilkada nanti.” Ujarnya.
Ia mengakui, Kehadiran para awak media sebagai pertanda baik, menjadi sinyalemen, terwujudnya kerja sama yang menjadi tumpuan harapan bersama. Sambut Ahdin.
Bahkan ia menekankan, kerja sama yang saya maksudkan tidak akan mendikte media, dalam produk pemberitaan, justru dengan adanya kerja sama dalam mempublikasikan penyelenggaraan KPU, diharapkan dapat diakses masyarakat luas.
“Harapan kami, informasi terkait dengan tahapan dan kerja KPU akan masif tersampaikan kemasyarakat serta terkonfirmasi.” Tandas Ketua KPU Tojo Una-Una. (Sam Asiku)