Berita

Akibat Kelelahan CJH Dirujuk ke Klinik

399
×

Akibat Kelelahan CJH Dirujuk ke Klinik

Sebarkan artikel ini

Laporan perjalan haji : Sam Asiku

 

JURNALPOLRISULTENG.ID – Mekah, cuaca ektrim suhu panas perlu menjadi perhatian calon jemah haji (CJH) terutama gelombang kedua,  yang melaksanakan haji Tamattu yang didahului dengan melaksanakan umroh wajib. 

Kondisi panas yang menyengat, sebaiknya para jemaah yang tinggal di hotel Dar Lamar, sekitar 2 Km dari mesjid Haram agar tidak memaksa diri.

Hotel Dar Lamar tempat tinggal JCH asal kota palu, kabupaten Tojo Una-Una dan kalimatan utara yang berjumlah 329 JCH.

Pada hari kedua JCH Tojo Una-Una seperti dikabarkan Petugas Haji Ustadz Arsaq Saini, MA, “Alhamdulillah Thawaf Sunnah sudah, ziarah Maqam Ibrahim, memeluk dan mencium ka”bah sudah, memegang dan mencium rukun Yamani sudah,, sekarang kita menunggu shalat subuh.”Terangnya.

Ia mengingatkan  Setelah selesai kagiatan di mesjid Haram, tempat kumpul di WC 3 sebagai patokan akses cepat. Keterminal Jiath.

Pendamping Haji Daerah Tojo Una-Una Dr. Sovianur Kure, SE,M.Si mengawasi ketat JCH Tojo Una-una yang didominasi wanita, agar tetap menjaga kesehatan jangan memaksa diri.

Melalui Group haji Tojo Una- Una menyampaikan himbauannya sbb, Asslamualaikum Bpk / Ibu
Tabe, dengan tidak mengurangi rasa hormat untuk Bpk / Ibu semua .
Sembari menegaskan “Untuk Ibadahnya tetap memperhatikan kesehatan, malam ini ada 1 jemaah kota Palu yang akan di rujuk karena kecapean,  baru  selesai umroh tadi pagi, lantas siangnya  ke mesjid, kecapean dehidrasi karena cuaca yg sangat panas dan tidak memperhatikan  minum air, sementara  banyak air zam zam tersedia di mesjid haram.” Ucap Hj.Sovianur kure.
Ia minta kepada JCH, “Upayakan banyak minum air putih dan kalau ke mesjid banyak minum air Zam-zam diniatkan utk kesehatan.

Pengamatan media ini JCH Tojo Una-Una masih tetap segar dan bersemangat.

Kegiatan tawaf siang dan malam dipadati para jemah calon haji. Pelataran mesjid haram dipadati para jemaah calon haji dari penjuru dunia yang masih terus berdatangan menjadi tamu Allah dan menjadi  tamu pemerintah kerajaan Arab Saudi.”Allahuma labaik, Labaik lasarikalaka la baik,” (Sam Asiku)