JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, SE, M.Si diwakili Asisten III Setda Tojo Una-Una bidang Adminitrasi Umum, Drs. Moh. Syarif Lasawedi, MAP melepas Kontingen Tojo Una-Una ,bertempat dihalaman Kantor Dikpora Tojo Una-Una, Jumat (26/7/2024)

Asisten III saat pelepasan didampingi sekretaris DikPora dan Kabid Pemuda dan Olah Raga Tojo Una-Una Abdolah D. Kalengi, S.Pd.
Melalui sambutan tertulisnya bupati menyambut baik dan mengapresiasi kesedian dan kesiapan para pelajar yang menjadi duta Tojo Una-Una mengikuti berbagai cabang lomba pada popda tingkat provinsi Sulawesi Tengah dikOTA Luwuk Kabupaten Banggai.

Bupati menyatakan salut dan bangga melihat semangat dan antusias para atlit serta pelatih berpartisipasi dalam ajang Popda.
Ditegaskan bupati, kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat, sportivitas dan kebersamaan.
Popda merupakan salah satu sarana penting dalam menjaring bibit-bibit unggul atlet muda yang berpotensi mengharumkan nama kabupaten Tojo Una-Una ditingkat yang lebih tinggi.
“Melalui kegiatan ini, saya harapkan akan muncul generasi penerus yang memiliki karakter kuat, jiwa kompetitif, dan semangat juang yang tinggi.” Ujar bupati menyemangati.
Bupati menekankan pula, Popda tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan semata, namun harus menjadi titik tumpuh dalam upaya menjaring bibit atlit yang berkualitas. “Pembinaan olahraga yang harus dilaksanakan dengan konsisten.” Seru Bupati.
Dipenghujung sambutan tertulisnya, bupati menyampaikan pesan-pesan kepada para atlet pelajar. “Tetaplah menjunjung tinggi sportivitas, bertandinglah dengan penuh semangat, namun tetap menghormati lawan.” Ujar Bupati
Kemenangan sejati kata bupati, bukan hanya diukur dari medali yang diraih, tetapi juga dari sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai luhur olahraga.
Pesan kedua bupati, manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar dan berkembang. Setiap pertandingan adalah pengalaman berharga yang akan menambah wawasan dan keterampilan kalian. “Jangan pernah takut untuk gagal, karena dari kegagalan kita dapat belajar untuk menjadi lebih baik.” Ujar Bupati memberi Spirit.
Dan kepada pelatih dan official tim, bupati berharap, agar tampil sebagai pembimbing dan pendamping yang mengedepankan kesabaran dan dedikasi.
“Peran kalian sangat penting dalam membentuk karakter dan kemampuan para atlet muda kita.” Tanda Bupati.

Kadis Pendidikan pemuda dan olah raga Tojo Una-Una melalui kabid Pemuda dan Olah Raga
Abdolah D. Kalengi, S.Pd pada media ini mengatakan optimis para atlet dapat meraih beberapa medali emas. “Minimal 3 medali emas” Ujarnya.
Ia mengurai Kontigen yang berkekuatan 85 orang terdiri, Cabang Olah Raga Sepak Bola berjumlah 18 Orang didukung 2 pelatih. Sepak Takraw 5 Orang diserta 1 pelatih, Cabang Bulutangkis menurunan 4 peserta dan 1 pelatih, sedang Pencak Silat 10 Atlit dan dua pelatih, Bola Boly 20 orang ditambah 2 pelatih, Bola Basket 10 Orang dan dua pelatih serta 8 pendamping.(Sam Asiku)