PEMDA TOJO UNA-UNA

Tindak Lanjut Pembentukan Koperasi PKBM Pelabuhan di Mediasi Pemda Tojo Una-Una

1437
×

Tindak Lanjut Pembentukan Koperasi PKBM Pelabuhan di Mediasi Pemda Tojo Una-Una

Sebarkan artikel ini

Moh Syarif Lasawedi : Federari buruh tetap ada

JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Gagasan kepala kantor unit penyelenggara  pelabuhan kelas III Ampana Hasfar, SE, MM yang dilaksanakan  dihotel Pink beberapa hari yang lalu, tentang pembentukan Koperasi TKMB Pelabuhan Ampana dan Mantangisi.
Kegiatan yang  mengusung tema terwujudnya TKMB yang berkualitas mewujudkan layanan yang optimal.
Pemerintah daerah yang diwakili Asisten III bidang Administrasi Umum Drs. Moh. Syarif Lasawedi, MAP mengelar pertemuan untuk memediasi percepatan pembentukan Koperasi TKMB.  bertempat  diruang rapat kantor bupati. Jumat 9 Agustus 2024.

Hadir dalam kegiatan itu, Kadis Peridakop Tojo Una-Una MIA Latimumu, SH, Kadis perhubungan dan lingkungan Hidup Ir. Moh. Idrus, MT dan perwakilan dari Dinas Nakertrans, Perwakilan Sahbandar serta Ketua Federasi Buruh Tojo Una-Una Wahab Panti dan ketua PKBM pelabuhan Ampana  Abubakar Labatjo.

Mencermati pertemuan itu, terlihat titik terang pembentukan koperasi TKMB segera terbentuk, sejalan dengan keinginan Federasi Buruh Tojo Una-Una Wahab Panti.

Wahab pada pertemuan menekankan agar pembentukan itu tidak mengabaikan aturan dan perundangan yang berlaku  serta keputusan 3 menteri yang ada.

Ia mensinyalir pembentukan Koperasi TKMB akan menghilangkan fungsi dan peran Federasi Buruh.”jika itu yang terjadi kami akan melakukan langkah untuk mePUTNkan.” Tegasnya.

Asiten III mengatakan Pertemuan itu pada intinya untuk menyatukan presepsi melalui  langkah yang kami ambil untuk melakukan kesepahaman para pihak serikat pekerja/serikat buruh pada setiap federasi  yang membawahi TKMB, sesuai yang diamanatkan keputusan 3 Menteri dengan anjuran pembinaan /penataan koperasi TKBM dipelabuhan.

Sangat urgen dikatakan Moh. Syarif Lasawedi,  adalah untuk menyamakan presepsi untuk menghidari terjadi miss komunikasi.

Moh Syarif Lasawedi mengungkap kesimpulan dari pertemuan tadi adalah mengsegerakan , pembentukan  koperasi TKBM Pelabuhan Ampana maupun pelabuhan Mantangisi.

Ia menegaskan jangan sampai terjadi kesalahan penafsiran, “  dengan dibentuk koperasi bukan berarti menghapus federasi buruh yang ada “federari buruh tetap ada”Tegas Syarif.

Sementara ketua TKMB Abubakar Labatjo menjelaskan, kita kembalikan pada 3 intansi untuk berkoordinasi untuk pengambilan keputusan pembentukan Koperasi TKMB. “Sebab yang berkembang terjadi dua versi, yang pertama masih diatur oleh federasi dan ada yang tidak diatur federasi” Jelasnya.

Ia menekankan tidak usah dberpolemik, ini hanya kesalahan penafsiran, “Saya mita  3 instansi segera melakukan koordinasi  terkait dengan pembentukan Koperasi TKBM sesuai aturan dan perundang-undangan, agar  cepat tuntas”Tegas Abubakar Labatjo. (Sam Asiku)