JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Pemilihan Umum serentak 2024 dalam rangka penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) adalah ajang pertarungan para politis di negeri sivia patuju Kabupaten Tojo Una-Una.

Benar kata bijak bahwa dalam politik tidak ada yang abadi selain kepentingan, namun dalam suatu kontestasi politik dimaknai, tiada musuh selain lawan politik.
Kekuatan dan keteguhan seorang politik tergantung bagaimana memenej potensi yang dimiliki untuk meyakinkan masyarakat dalam meraih kemenangan sebagai bingkisan terindah bagi, masyarakat yang keberadaanya menjadi penentu kemenangan atas izin sang pencipta.

Petarung yang handal adalah mereka yang memanfaatkan lawan politik sebagai teman diskusi yang baik, untuk menjajal kemampuan lawan tanding dalam mempersiapkan gagasan dan program untuk kemaslahatan rakyat dan daerahnya.

Dalam sebuah postingan media sosial seorang kandidat bakal calon bupati menulis; “Bertanding untuk bersanding” adalah Brand politik yang mengedepankan silaturahmi
Pemilu bukanlah pertarungan, melainkan kesempatan bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang dapat membawa kedamaian dan kemajuan bagi daerah kita tercipta.
Momentum kebersamaan dalam agenda yang sama, saat pemeriksaan kesehatan di RS Undata Palu sebagai persyaratan yang diatur dalam aturan perundang-undangan. Minggu 01 September 2024
Postingan itu, perlu diapresiasi atas kedewasaan para kandidat bakal calon bupati dan wakil bupati meletakan dirinya pada kehormatan dalam merajut silaturahim didepan publik.
Sungguh luar biasa! Para kaula muda, dapat dikatakan mereka adalah Guru yang dewasa, sebagai calon-calon pemimpin yang hebat. Mampu menyentuh kalbu yang melihat, meletakan hakekat bahwa damai itu indah.
Jika demikian halnya, dapat dipastikan, masa depan negeri Sivia Patuju bukan sebuah kemustahilan akan damai dan tentram sehingga kualitas demokrasi Pilkada Tojo Una-Una tahun 2024 akan tercapai dengan gemilang.

Dimana masyarakat dapat memilih pemimpin dengan hati nurani, bebas tanpa tekanan dan bujukan uang, artinya masyarakat dapat menjatuhkan pilihan kepada figure yang dinilainya tepat untuk memimpin daerah Tojo Una-Una. “Terbaik dari mereka yang dinilai baik.”
Dimana perjuangan yang dilakukan setiap pasangan telah teruji, melewat masa sulit sejak tahapan awal pilkada Tojo Una-Una tahun 2024 sampai pada tahapan pemeriksaan kesehatan. meskipun perjuangan itu hingga pada 27 November 2024 saat diselenggarakan voting day Pilkada Tojo Una-Una tahun 2024.
Hingga bingar perpolitikan, tak dapat meremehkan upaya para oknum kapitalis telah menyisipkan sistim baru untuk memenangkan sebuah kontestasi demokrasi, dimana politik transaksional muncul sebagai momok.
Nah menjadi pertanyaan, apakah para pioneer kandidat bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tojo Una-Una mampu tampil sebagai garda terdepan dalam melawan sistim itu? (Sam Asiku).