PEMDA TOJO UNA-UNA

Menyikapi Meningkatnya Kasus kekerasan Perempuan dan Anak Dewasa Kadis Dinsos Gelar Sosialisasi Sistem Informasi Online Perlindungan Anak dan Perempuan Terhadap Kekerasan

699
×

Menyikapi Meningkatnya Kasus kekerasan Perempuan dan Anak Dewasa Kadis Dinsos Gelar Sosialisasi Sistem Informasi Online Perlindungan Anak dan Perempuan Terhadap Kekerasan

Sebarkan artikel ini
JURNALPOLRISULTENG.ID- AMPANA, Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Tojo Una-Una gelar pelatihan sistem informasi online perlindungan perempuan dan anak Bagi stakeholder terkait, bertempat di Hotel Ananda, Awal pekan  Selasa kemarin 2 September 2024. 

Kegiatan tersebut di buka Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Tojo Una-Una, Ir.Dalfiah,MM didampingi Kepala Bidang, serta menghadirkan  Narasumber Fasilitator Simfoni PPA Touna, stakeholder terkait serta tamu undangan lainnya.

Pada kegiatan itu, Dalfiah menjelaskan sistem informasi online Perlindungan Anak ini dapat menggambarkan analisis situasi dan kondisi kekerasan perempuan dan anak di masing-masing wilayah, kemudian dapat digunakan untuk menyusun strategi perlindungan dan penanganan kekerasan yang lebih strategis dan dapat di pertanggung jawabkan datanya.

“Kasus kekerasan perempuan dan anak dewasa ini cenderung meningkat, maka  melalui kegiatan ini dapat meningkatkan komitmen petugas dalam melakukan pengelolaan data kekerasan sesuai terlaksana dan mekanisme yang benar, ujar Dalfiah.

Dalfiah mengharapkan, dengan tersosialisasinya hasil pengembangan aplikasi sistem pencatatan dan pelaporan simfoni PPA,  kepada admin atau petugas pengelola data kekerasan di unit pelayanan, Kemudian terimputnya data kekerasan secara rutin dapat meningkatkan koordinasi pengelolaan data kekerasan antar jejaring di unit layanan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak,”jelasnya

“Semoga Ilmu dan informasi yang diperoleh pada kegiatan ini dapat bermanfaat dan di aplikasikan pada unit kerja masing-masing. Sehingga dapat mempermudah dalam penginputan data kasus kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Tojo Una-Una,”Tuntasnya.(sam Asiku)