JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Advokad.Nasrun,S.H. salah satu pengacara muda di Tojo Una-Una, ketua dari pos bantuan hukum advokad indonesia (POSBAKUMADIN TOJO UNA UNA) menyoroti meningkatnya angka kriminalitas di Kabupaten Tojo Una-Una. Jumat, 20 September 2024.
Diketahui advokat muda ini yang juga salah satu advokad yang pernah beracara di MK saat sengketa pilkada 2019 silam. Erik sapaan akrabnya saat menghubungi media sedang berada di pengadilan tipikor PN Palu.
Dalam rilisnya, menyebut pasca dan konferensi pers Polres Tojo Una-Una merilis sejumlah kasus yang berhasil diungkap dan dalam proses penyidikan dan penuntutan, diantaranya kasus ilegal fishing, penyalahgunaan narkotika, kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta tindak pidana umum dan tindak pidana khusus lainnya.
Nasrun menggaris bawahi dan menyatakan sikapnya, bahwa dalam pandangannya, ironis momen Pilkada yang semakin dekat, justru tingkat kejahatan kian meningkat.
“kondisi itu menjadi penting disikapi serius, “Berdasarkan catatan kami yang sangat miris adalah peningkatan kasus penyala gunaan narkotika dan kekerasan terhadap perempuan dan anak, kasus narkotika dan asusila sudah sampai titik yang sangat memprihatinkan.” Serunya.
Dikatakannya, bukan hanya dalam hitungan pertahun terjadi peningkatan, namun menurutnya pada tahun 2024, setiap bulannya terjadi peningkatan. “Ada apa dengan Tojo Una-Una” Ujarnya serius.
Justru menjelang pilkada yang semakin dekat kita terus di suguhkan dengan pemberitaan kejahatan yang tiap bulan semakin meningkat. “secara pribadi saya merasa sangat teriris menyaksikan keadaan ini, apakah kita sudah perlu menyandang darurat narkoba dan kejahatan terhadap perempuan dan anak?
Tentunya kondisi perlu disikapi bersama, urgen melibatkan pihak yang berkompeten.”Harapan saya adanya peningkatan kejahatan tahun ini, semoga tidak memecah konsentrasi kita dalam menghadapi pilkada yang tinggal menghitung hari “Tandasnya.(Sam Asiku)