PENDIDIKAN

SMAN 1 Luwuk Tampil Memukau Dengan Busana Berbahan Daur Ulang Sampah Plastik, di Ajang Recycle Costum  BGE 2024

×

SMAN 1 Luwuk Tampil Memukau Dengan Busana Berbahan Daur Ulang Sampah Plastik, di Ajang Recycle Costum  BGE 2024

Sebarkan artikel ini

JPSULTENG, BANGGAI – SMA Negeri 1 Luwuk Banggai tampil memukau kenakan  busana berbahan daur ulang sampah plastik, di ajang lomba recycle Costum  event Banggai Gevorment Expo  (BGE) Tahun 2024.

Dalam event tersebut SMAN 1 Luwuk tampilkan  2 busana, yang pertama busana ala-ala ratu kerajaan, kemudian yang kedua kostum The Leader atau sang pemimpin.

Pada busana atau gaun pertama ini selaras dengan tema Banggai Goverment Expo 2024 yakni, Membangun Banggai yang Berkelanjutan.

Yang mana bagian gaun terdiri atasan baju, dan bawahan  rok, ail ekor, dilengkapi sayap, serta mahkota.

Gaun yang ditampilkan, dibuat dari bahan dasar karung dengan hiasan kantong plastik, kertas nasi, kardus dan pinggiran gelas air mineral plastik.

SMAN 1 Luwuk Tampilkan Busana Berbahan Dasar Anorganik Pada Event Banggai Goverment Expo 2024

Sedangkan bagian sayap berbahan dasar kardus dan kawat dilengkapi sendok plastik, kertas nasi, dakron, dan pinggiran gelas air mineral plastik.

Kemudian penghias kepala atau mahkota terbuat dari kardus dan sendok, sebagian besar bahan berasal dari sampah plastik ata anorganik, yang sulit terurai sehingga SMAN 1 Luwuk memanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bermakna, kreatif, dan mempunyai nilai keindahan.

Adapun Tujuan dalam pembuatan busana ini untuk mengurangi sampah, mencegah dan mengatasi pencemaran lingkungan, serta meningkatkan daya keterampilan.

Perlu hati yang sabar dan ketelitian sehingga tidak ada kesulitan yang berarti selama proses pembuatannya.

Warna putih dan emas yang terlihat pada gaun mencerminkan harapan untuk Banggai semakin sukses dimasa deppadan.

Sayap sisi kiri dan kanan adalah bentuk saling melengkapi sesama warga Banggai untuk turut mengembangkan kemajuan kabupaten tercinta.

Ornamen burung Maleo pada mahkota bermakna kejayaan wisata yang menjadi ciri khas kabupaten Banggai.

Oleh karena itu, begitu banyak harapan yang dituangkan dari pertunjukkan busana ini. Tak hanya melihat keindahan dari luar tetapi juga makna yang terkandung di dalamnya sebagai doa kita bersama demi membangun Banggai yang berkelanjutan.

Sedangkan Kostum ke dua SMAN 1 Luwuk menampilkan kostum The Leader atau sang pemimpin yang mana pada kostum tersebut terdapat gambar Kepala Sekolah SMAN 1 Luwuk.

Kostum yang bertemakan The Leader atau Sang Pemimpin itu, SMAN 1 Luwuk memanfaatkan Spanduk Bekas.

Yang mana, Baju dan celana memanfaatkan spanduk yang pernah digunakan pada kegiatan di sekolah, dan tongkat terbuat dari sisa potongan pipa air.

Pemilihan bahan ini dengan tujuan untuk mengurangi sampah yang sulit terurai, mengolah kreatifitas,dan menciptakan nilai barang yang dianggap sudah tidak ada gunanya menjadi lebih berarti.

The Leader atau Sang Pemimpin mencirikan jiwa pekerja keras dalam membangun sekolah, seperti gambar yang terlihat pada baju adalah pemimpin kepala SMA Negeri 1 Luwuk yakni Bapak Drs. Ardi, M.M. Untuk menjadi seorang pemimpin, tentu tidaklah mudah namun senantiasa melangkah kuat ke depan demi sekolah yang lebih baik.

Diketahui  yang menjadi model pada event tersebut yang mengenakan gaun siswa kelas XII (12), Aulia Rahmaningtyas Benda, serta yang menjadi model mengenakan Costum The Leader atau sang pimpinan merupakan siswa kelas X (10) Moh.Rifiansyah Tahir.

Kepala Sekolah SMAN 1 Luwuk Drs. Ardi, M.M. juga menyampaikan, pembuatan desain recycle costum tidak lepas dari bimbingan para guru-guru  dan para team work daur ulang SMAN 1 Luwuk

“Kegiatan pembuatan desain recycle costum tak lepas dari bimbingan ibu wakasek Humas  Nelce Margaretha Molintas. SH dan Team work Daur ulang yaitu, Andiny Ahmad. M.Pd, Lian Oktaviani S.Pd,  Farfina Lamunsari.S.Pd, dan Try Inneke. S.Pd,” tutupnya.***