JPSULTENG, Maluku Utara – Sebuah peristiwa tragis mengguncang Pulau Taliabu pada Sabtu, 12 Oktober 2024. Speedboat yang ditumpangi oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara nomor urut 4, Benny Laos dan Sabrin Sehe, meledak saat sedang mengisi bahan bakar di Pelabuhan Regional Bobong.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.05 WIT. Ledakan yang sangat kuat menyebabkan kebakaran hebat yang menghanguskan seluruh bagian speedboat. Pasangan calon beserta tim kampanye dilaporkan sudah berada di dalam speedboat saat kejadian.
Dilaporkan awal kejadian tersebut, Saat pengisian BBM berlangsung, tiba-tiba terjadi ledakan yang disertai kobaran api.
Dalam peristiwa ini, calon Gubernur Maluku Utara, Benny Laos, mengalami luka bakar serius dan patah kaki. Tim medis di lokasi kejadian langsung melakukan pertolongan pertama dengan melakukan resusitasi jantung paru (RJP). Saat ini, kondisi Benny Laos dilaporkan kritis dan masih menjalani perawatan intensif.
Selain Benny Laos, beberapa orang lainnya juga menjadi korban dalam peristiwa ini. Seorang anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Ibu Ester, dilaporkan meninggal dunia akibat luka bakar yang dialaminya. Sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas terdekat.
Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan masyarakat setempat langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Proses pemadaman api juga dilakukan untuk mencegah meluasnya kebakaran.
Hingga saat ini, dikabarkan Cagub Beny Laos Sudah Meninggal Dunia atas terjadinya peristiwa Ini, adapun daftar korban meninggal sementara 13/10/23,yakni Ketua DPW PPP Mubin A. Wahid, Anggota DPRD Provinsi, Ester Tantri (Demokrat), Anggota Polisi (Ajudan BL), Cagub BL juga meninggal (20 menit lalu).
Penyebab pasti dari ledakan tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Tim ahli dari kepolisian akan melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab terjadinya ledakan dahsyat yang mengakibatkan kebakaran tersebut.

