PEMDA TOJO UNA-UNA

3 Point Penting Dalam Sambutannya PJ Sekda Tojo Una-Una Pada Bimtek Yang Digelar Dinas Dikpora Tojo Una-Una  

1095
×

3 Point Penting Dalam Sambutannya PJ Sekda Tojo Una-Una Pada Bimtek Yang Digelar Dinas Dikpora Tojo Una-Una  

Sebarkan artikel ini

Dr. Alimudin Mohamad, SE, M.Si : Bimtek ini menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas diri dan memperluas wawasan

JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA,  Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Dr. Alimudin Muhammad, SE, M.Si mewakili bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, SE, MM membuka bimbingan teknis,di Hotel Pink Senin 22 Oktober 2024.

Bimtek yang mengusung  tema “Mewujudkan Layanan Pendidikan Kesetaraan Yang Berkualitas dan Membangun Masa Depan Yang Setara” dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una, Rizal C. Panyili, SE, MAP, Kepala Disdikpora Kabupaten Tojo Una-Una, Mohamad Fadli, Narasumber dari Direktur PMPK Kemendikbud Ristek RI, Drs. Fauzi Eko Pranyono, M.Pd dan Disdikpora Kabupaten Parigi Mautong, Sukri Tolinggi, S.Pd, M.Pd.dilaksanakan

Pada sambutannya  Pj. Sekretaris Daerah Dr.Alimudin Muhammad, SE, M.Si mengapresiasi sekaligus menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tojo Una-Una beserta semua pihak yang telah melaksanakan kegiatan bimtek ini.

“Kegiatan ini merupakan langkah yang sangat penting bagi kita semua, terutama dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi masyarakat. pendidikan kesetaraan hadir sebagai bentuk keadilan bagi mereka yang membutuhkan kesempatan kedua dalam memperoleh pendidikan,” ucapnya.

Alimudin mengatakan, Pendidikan kesetaraan dengan slogan “menjangkau yang tidak terjangkau”  berupaya memberikan layanan pendidikan bagi warga yang tidak berkesempatan mengenyam pendidikan formal dengan berbagai alasan.Ada anak usia sekolah yang putus sekolah karena kendala biaya, ada juga orang dewasa yang sudah bekerja, dan berbagai latar belakang yang lain.

“Kehadiran pamong belajar dan tutor, adalah bukti komitmen kita untuk terus memajukan pendidikan nonformal. dimana pamong belajar dan tutor adalah garda terdepan dalam proses pendidikan nonformal,” ujarnya.

Ia menyatakan, peningkatan kualitas dan kompetensi SDM-nya harus menjadi prioritas, dimana  Pemerintah Pusat maupun Daerah, terus berupaya melakukan langkah-langkah konkret untuk memastikan pendidikan kesetaraan berjalan dengan baik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Alimudin Mohamad memberi dorongan, didalam menghadapi tantangan diera  yang semakin komfetitif, menuntut inovasi, metode dan pendekatan dalam proses pembelajaran harus mampu menjawab kebutuhan zaman. “Tidak hanya dari segi kurikulum, tetapi juga dalam penerapan teknologi, strategi pembelajaran yang relevan, dan peningkatan kompetensi para pendidik,” Imbuhnya.

Alimudin menyatakan, bimtek ini menjadi kesempatan emas bagi bapak dan ibu untuk meningkatkan kualitas diri dan memperluas wawasan. Yang

Pertama : Pendidikan kesetaraan bukan sekadar alternatif, tetapi harus mampu memberikan layanan pendidikan yang bermutu dan menghasilkan lulusan yang kompetitif di masyarakat.

Kedua : Pamong belajar dan tutor memiliki peran penting dalam membangun karakter dan potensi peserta didik. oleh karena itu, peningkatan kompetensi SDM merupakan hal mutlak.

Dan ketiga : kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat perlu terus ditingkatkan agar akses pendidikan semakin luas dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil dan terluar.

Dipenghujung sambutannya, PJ Sekda Tojo Una-Una mengajak seluruh perserta untuk mengikuti seluruh materi yang disajikan dengan serius dan penuh semangat. Kepada peserta Alimudin Mohamad  dapat memaknai bimtek ini sebagai wadah diskusi dan berbagi pengalaman untuk menemukan solusi terbaik bagi pendidikan kesetaraan di daerah kita. “Saya yakin dengan kompetensi dan dedikasi bapak dan ibu sekalian, pendidikan nonformal di Tojo Una-Una akan semakin maju dan berkualitas.”Tandasnya (Sam Asiku)