Kabupaten Banggai

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Desa, KIM Hadir Sebagai Wadah Informasi

×

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Desa, KIM Hadir Sebagai Wadah Informasi

Sebarkan artikel ini

JPSULTENG, Banggai – Mewakili Kepala Din11as Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai, Kepala Bidang Pengelola Informasi Publik (PIP), Ruslan Damau, S.Sos, membuka secara resmi kegiatan Pendampingan Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) pada Senin (28/10/2024) di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai.

Dalam sambutannya, Ruslan Damau menyampaikan bahwa Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah inisiatif dari masyarakat untuk mengelola informasi dan meningkatkan pemberdayaan komunitas secara mandiri dan kreatif.

KIM diharapkan dapat berfungsi sebagai fasilitator informasi yang menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam memperlancar arus informasi.

“Peran KIM adalah sebagai penghubung utama bagi masyarakat, mitra strategis pemerintah, serta sebagai terminal informasi yang efektif bagi masyarakat desa atau kelurahan,” ujar Ruslan.

Kegiatan ini turut dihadiri dua narasumber berkompeten, yaitu Anto Sangkota dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Banggai dan Drs. Aswin Saudo, M.Si dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah.

Kedua narasumber memaparkan pentingnya peran KIM dalam menyebarkan informasi publik yang terpercaya hingga ke tingkat desa.

Para peserta yang hadir, mewakili berbagai desa di Kabupaten Banggai, mengikuti kegiatan ini dengan antusias.

Mereka berkesempatan berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait pembentukan KIM di wilayah masing-masing, serta menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan informasi di desa mereka.

Para peserta sepakat bahwa KIM berperan penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di desa mereka.

Dengan kegiatan ini, diharapkan KIM di Kabupaten Banggai mampu menjadi kelompok yang aktif dalam menyebarkan informasi yang akurat dan membangun, serta menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Pembentukan KIM ini adalah langkah strategis dalam memperkuat jaringan informasi di wilayah pedesaan, sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya informasi yang kredibel di era digitalisasi.***