KAJARI TOJO UNA-UNA

Pihak Kejaksaan Sedang Mendalami Aksi Pemalsu Akun FB  Kajari Tojo Una-Una

731
×

Pihak Kejaksaan Sedang Mendalami Aksi Pemalsu Akun FB  Kajari Tojo Una-Una

Sebarkan artikel ini

Laode Moh. Nuzul, SH : Pastilah kami akan mengusutnya hingga oknum tersebut terungkap

JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Laju perkembangan teknologi diera digitalisasi, adalah peluang yang memudahkan berbagai askes informasi dan komunikasi ditengah mobilitas kehidupan masyarakat yang semakin tinggi.  

Namun demikian, adanya era keterbukaan informasi dan komunikasi, sekaligus menjadi  momok  adanya  oknum tertentu yang memanfaatkan kecangihan itu, yang dilatari dengan tujuan negative yang merugikan pihak lainnya.

Menghadapi jejaring penipuan yang mengurita, perlu diwaspadai oleh  masyarakat, terutama  bijak dalam mengunakan media sosial agar terhindar dari  oknum penipu, bahkan tanpa menyadari terlibat dalam aksi yang melawan hukum. 

Kali ini praktek kotor itu menyasar kepada Kepala kejaksaan Negeri Tojo Una-Una, dengan beredarnya akun Facebook Kajari Tojo Una-Una Pilipus Siahaan, SH, MH yang mencantumkan foto resmi petinggi Kantor kejaksaan Negeri Tojo Una-Una tersebut.

Kajari Tojo Una-Una melalui Kasi Intel Kejaksaan Tojo Una-Una La Ode Muhammad Nuzul, SH pada media ini menegaskan bahwa akun itu Palsu.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar waspada dan tidak menangapi ulah oknum yang melakukan penipuan dengan mencatut nama Kajari. “Itu jelas penipuan” Tegas Laode, saat dikonfirmasi via WhatApp Rabu Siang 30 Oktober 2024.

Lebih detail ia menjelaskan, Akun Facebook yang menggunakan foto dan mengatas namakan pimpinan kami itu adalah  aksi penipuan.

Laode  minta kepada masyarakat tidak menanggapi dan mengabaikan setiap permintaan yang mengatasnamakan Kejari Tojo Una-Una, motifnya permintaan uang” jelasnya.

Dikatakan Kasi Intel Kejaksaan Tojo Una-Una, masalah itu sedang didalami, dimana Kajari akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta pihak terkait lainnya, untuk mencari tahu siapa dibalik praktek penipuan memanfaatkan media sosial tersebut. “Pastilah kami akan mengusutnya hingga oknum tersebut terungkap.” Tandas Laode Moh. Nuzul, SH. (Sam Asiku)