POLRES TOJO UNA-UNA

Polres Tojo Una-Una Lakukan Mediasi Peristiwa Tawuran Antar Geng Motor di Ampana

×

Polres Tojo Una-Una Lakukan Mediasi Peristiwa Tawuran Antar Geng Motor di Ampana

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Kecenderungan darah muda dan kurangnya perhatian diperparah oleh tayangan film brutal yang menjadi tontonan,  yang  muda diakses diera digitalisasi, menjadi salah satu penyebab, yang tanpa disadari memicu aksi yang membahayakan dan mengancam jiwa remaja yang masih berstatus siswa. 

Personel Polsek Ampana Kota berhasil mengamankan geng motor dari kalangan siswa  sebelum melakukan aksi yang membahayakan.

Pada saat kejadian   Patroli Polsek Ampana Kota berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata Tajam ( sajam) di TKP wilayah Batangpolo Kelurahan Dondo Kecamatan Ampana Kota.   Sabtu 09 Nopember 2024.

Buntut dari peristiwa tawuran antar geng motor itu,  Polres Tojo Una-Una melakukan mediasi mempertemukan kedua pihak di Aula Endra Dharmalaksana Mapolres Tojo Una-Una, sebagai langkah antisipatif  dan prefentif, sebelum persoalan itu akan melebar. Selasa siang 12 Nopember 2024.

Mediasi yang dipimpin Kasat Binmas AKP Ngatimin, didampingi Kasatreskrim Iptu Ridwan Umar, SH, Kasipropam AKP Yahya, menghadirkan kepala desa Uetoli Syaiful Bahri, serta para orang tua anggota geng motor dari desa Uetoli Kecamatan Ampana Tete.

Mediasi  berakhir dengan kesepakan,  kedua belah pihak sepakat  menyelesaikan secara musyawarah kekeluargaan dan memilih jalan damai.

Kasat Binmas AKP Ngatimin pada  kesempatan itu menyampaikan himbauan Kamtibmas dan mengajak para orang tua  yang hadir agar mengawasi anak-anak mereka,  jangan sampai ikut ikutan dan terlibat dalam Geng Motor. “jangan ikut-ikutan geng motor, karena merugikan serta membahayakan, dapat memicu konflik dikalangan masyarakat, dimana perbuatan itu  menyebabkan  tindak kejahatan yang diancam pidana. ” Tegas AKP Ngatimin.

Bahkan kepada  Kades Uetoli beserta orang tua anggota geng Motor, AKP Ngatimin minta agar menegur dan melakukan pembinaan serta mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat  Genk Motor serta tindakan lain yang merugikan mereka yang masih dalam status siswa.

AKP Ngatimin berpesan, jika terjadi  ganguan kamtibmas dilingkungan masing-masing segera melaporkan  kepada pihak kepolisian maupun Bhabinkamtibmas setempat untuk di tindak lanjuti. Pesan Kasat Binmas. (Sam Asiku)