Pemda Banggai

Wakil Bupati Banggai Kunjungi Posko Pengungsi Korban Kebakaran Pasar Sentral Luwuk

923
×

Wakil Bupati Banggai Kunjungi Posko Pengungsi Korban Kebakaran Pasar Sentral Luwuk

Sebarkan artikel ini

JPSULTENG, BANGGAI – Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M., pada Senin (9/12) pagi, mengunjungi posko pengungsi korban kebakaran Pasar Sentral Luwuk. Posko yang berlokasi di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Luwuk tersebut kini menjadi tempat tinggal sementara bagi 37 kepala keluarga (KK) yang terdampak, dengan total jumlah pengungsi sebanyak 130 jiwa.

Wabub Banggai didampingi Kepala BPBD Kabupaten Banggai, Fery Sujarman. (Foto Istimewa)

Dalam kunjungannya, Wakil Bupati Furqanuddin didampingi Kepala BPBD Kabupaten Banggai, Fery Sujarman, Sekcam Luwuk, serta beberapa aparat terkait. Kehadiran Wabup bertujuan memberikan dukungan moril kepada para pengungsi dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi. Di lokasi pengungsian, Furqanuddin berdialog langsung dengan para pengungsi untuk menanyakan kendala yang dihadapi.

Sejumlah pengungsi mengeluhkan suhu panas di dalam gedung BPU yang menjadi tempat penampungan sementara. Menanggapi keluhan tersebut, Wabup meminta pihak terkait untuk segera memasang kipas angin guna memberikan kenyamanan bagi para pengungsi.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan berupa bahan makanan, seperti mi instan dan beras, yang disalurkan melalui BPBD Kabupaten Banggai. Sebelumnya, Dinas Sosial Kabupaten Banggai bersama personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) juga telah mendistribusikan bantuan dari Gudang Logistik Dinas Sosial.

Sebagaimana diketahui, kebakaran hebat melanda Pasar Sentral Luwuk pada Minggu pagi (8/12/2024). Musibah tersebut menghanguskan seluruh lapak pedagang di kompleks pasar. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Pemerintah Kabupaten Banggai terus berupaya memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban untuk meringankan beban mereka akibat musibah ini. (*)