JPSULTENG BANGGAI– Dinas Sosial Kabupaten Banggai kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dengan menyerahkan 16 unit mesin peras santan kepada beberapa desa di Kecamatan Pagimana.
Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari usulan desa-desa yang ingin meningkatkan ekonomi lokal berbasis potensi sumber daya alam.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Banggai, Ronal R. Putje, S.IP., M.M., yang menyampaikan harapannya agar mesin-mesin ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap mesin peras santan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan,” ujar Ronal.
Bantuan ini memiliki berbagai manfaat strategis bagi masyarakat, antara lain:
1. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat: Mesin ini mempermudah pengolahan santan, sehingga mendongkrak efisiensi produksi dan pendapatan masyarakat.
2. Pengembangan Industri Lokal: Mesin peras santan menjadi alat penting untuk mendukung usaha kecil berbasis kelapa, salah satu sumber daya unggulan di wilayah tersebut.
3. Peningkatan Kesadaran Teknologi: Bantuan ini memperkenalkan teknologi sederhana yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.
4. Pengembangan Komunitas Wirausaha: Mesin ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk menciptakan peluang wirausaha baru.
Dinas Sosial Banggai juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pengenalan teknologi.

Dengan adanya bantuan ini, masyarakat diharapkan mampu: Mengembangkan keterampilan teknis dalam mengoperasikan mesin.
Meningkatkan kemampuan wirausaha berbasis potensi lokal, dan Membuka wawasan tentang pentingnya inovasi teknologi dalam usaha kecil. Serta Aktif berpartisipasi dalam pengembangan ekonomi desa.
Dengan memanfaatkan mesin peras santan, desa-desa di Kecamatan Pagimana diharapkan mampu menciptakan peluang usaha yang berdaya saing tinggi sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi lokal dengan lebih efektif, sehingga ekonomi desa dapat berkembang secara mandiri,” tambah Ronal.
Dengan langkah ini, Dinas Sosial Banggai membuktikan perannya sebagai katalisator dalam pengembangan ekonomi masyarakat berbasis teknologi sederhana, namun berdampak besar bagi kesejahteraan bersama.***