Polres Morut

Kapolres Morowali Utara, Ungkap Kondisi Terkini Banjir Bandang di Desa Tamenusi

922
×

Kapolres Morowali Utara, Ungkap Kondisi Terkini Banjir Bandang di Desa Tamenusi

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, MORUT – Kapolres Morowali Utara AKBP Imam Wijayanto, S.I K., M.H. mengungkapkan  bahwa benar pada hari Jumat tanggal 3 Januari 2025 sekira pukul 17.30 Wita telah  terjadi Banjir Bandang di Dusun II Towi Desa Tamenusi Kecamatan Soyo Jaya tepatnya di Lokasi  CV. Surya Amindo Perkasa.

Polres Morowali Utara terjunkan puluhan personel pasca banjir bandang di Tamenusi. (Foto Humas)

Banyaknya informasi yang beredar bahwa Banjir Bandang terjadi di Desa Ganda-Ganda Kecamatan Petasia, itu tidak benar melainkan kejadiannya berada di Desa Tamenusi Kecamatan Soyo Jaya” ungkap Kapolres.

Dari kejadian tersebut, satu karyawan CV Amindo Perkasa  atas Nama Samsu Alam dinyatakan meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Tambayoli Kecamatan Soyo Jaya.

Menurut kesaksian karyawan yang selamat Sdr. Usman bahwa pada saat dirinya selesai mandi untuk persiapan akan melaksanakan sholat magrib, tiba-tiba datang air bersamaan dengan batang-batang pohon yang kemudian menghanyutkan bangunan / base camp milik  CV. Surya Amindo Perkasa yang lokasinya terletak di pinggir sungai.

“Hari ini kami telah menurunkan personel Polres Morowali Utara dibantu personel TNI, Brimob dan BPBD untuk melakukan evakuasi kendaraan serta barang-barang warga  dan  melakukan  pembersihan puing-puing bangunan serta menyingkirkan material  longsor yang menutupi akses jalan yang menghubungkan kecamatan Soyo Jaya dan  Kecamatan Petasia tersebut” Ungkap Kapolres

“Informasi hari ini. Kondisi banjir sudah mulai surut dan jalan yang menghubungkan Kecamatan Soyo Jaya dan Kecamatan Petasia sudah bisa dilalui kendaraan” namun diimbau warga agar berhati-hati saat melintas..karena kondisi jalan masih licin akibat sisa-sisa lumpur yang masih menempel di jalan” imbuh Kapolres.

Kapolres Juga mengimbau warga agar berhati-hati dan waspada terhadap banjir susulan yang mungkin saja bisa terjadi dengan melihat kondisi curah hujan di Kabupaten Morowali Utara sangat tinggi.*