JURNALPOLRISULTENG.ID AMPANA, Rumah dinas (Rumah Dinas) Guru yang tak jauh dari SMP Negeri Tampabatu- Padauloyo kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una Una. dilalap kobaran api, Senin Malam, 10 Februari 2025, sekitar pukul 22,45 wita.
Kapolsek Ampana Tete, Iptu Rochmat Ari Puwanto yang dimintai keterangannya, menjelaskan peristiwa tragis tersebut sekitar Pukul 22.45 Wita.
Meskipun belum dapat dipastikan penyebab kebakaran itu, namun dugaan sementara, sumber api dari kompor gas dari salah satu rumah dinas.

Istimewa
Kronologis kejadian, dari saksi Muhammad Rizal R, Panti (22) yang berprofesi sopir, saat itu sedang duduk di warung milik orang tuanya, tiba-tiba dikejutkan kobaran api dari dapur salah satu rumah Dinas guru.
Menyaksikan kejadian saksi spontan saksi berteriak minta tolong, yang mengundang masyarakat setempat berdatangan memberi bantuan untuk memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya.
Akan tetapi kobaran api tak bisa dijinakkan, bahkan mulai merembet dirumah Dinas Guru yang di tinggali oleh bapak Junaed Ahmad Ambo Lisu (Dedi) yang berbatasan dinding dengan rumah Dinas yang di tinggali oleh Bapak Yanto Rakit.
Kobaran sijago merah semakin besar, merembet di rumah Dinas Kepala Sekolah SD yang di tinggali pasangan Yanser Kepsek SMP 5 Tete dan isterinya Sofiati Pakaya Kepsek SDN Sabo .
Disampaikan Kapolsek Ampana Tete, setelah menerima laporan masyarakat, ia memimpin Personil Polsek Ampana Tete meluncur kelokasi, lansung membantu masyarakat memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya.
Berselang 45 menit 4 Unit pemadam kebakaran(Damkar) dari Ampana Kota tiba dilokasi, sehingga api dapat dipadamkan satu jam kemudian.
Guru yang menempati dirumah dinas masing-masing, Yansir Rahim Amu Kepala Sekolah SMP 5 Kajangko, Junaedi Ahmad Ambo Lisu, Istrinya Guru Honor SD, Yanto Rakit istrinya Guru SD.
Hingga berita ini ditayangkan pihak kepolisisan belum bisa menaksir Kerugian materil.(Sam Asiku)