KABUPATEN TOJO UNA-UNA

SMSI Tojo Una Una Berbagi takjil jelang Idul Fitri Mubarak 1446 H – 2025 M

×

SMSI Tojo Una Una Berbagi takjil jelang Idul Fitri Mubarak 1446 H – 2025 M

Sebarkan artikel ini

Samsulbahri : Kami selalu mengawali dengan  diskusi kecil dibarengi kelakar, dalam memicu ide cermerlang  yang sederhana,  namun berdampak pada eratnya persahabatan sejalan memelihara semangat  kebersamaan anggota SMSI,  hingga melakukan  aksi turun lapangan.

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Tojo Una-Una yang diketuai Yahya Lahamu, salah satu organisasi yang menaungi sejumlah pewarta Di Bumi Sivia Patuju, dalama rangkah Bulan Suci Ramadan 1446 H – 2025 Masehi,  mengambil bagian dalam menebar kebaikan dalam merajut kebersamaan antara anggota dan masyarakat.Selasa 25 Maret 2025

Catatan Dibulan Ramadan 1446: H. Sam Asiku

Dijelaskan Ketua Yahya Lahamu,  bahwa SMSI  merupakan perkumpulan para pengusaha media siber (online) yang kepengurusannya berjenjang hingga pusat dan telah menjadi konstituen Dewan Pers.”Di Tojo Una-Una ada 14 media yang tergabung di SMSI dengan sejumlah awak media yang Tangguh dalam menelorkan berbagai produk jurnalisnya, serta bertekad kerjakeras secara profesional menyajikan berbagai informasidapatyang dapat  dipercaya untuk memenuhi kebutuhan publik.

Aksi sosial SMSI Tojo Una Una di Bulan Ramadhan, membagi rasatusan Paket Takjil, khususnya para pengguna jalan yang melintas di persimpangan lampu merah Jl. Moh. Hatta Kelurahan Uentanga Bawah Kecamatan Ratolindo.

Dikatakan Yahya Lahamu, bahwa kegiatan sosial ini tak hanya wujud  kepedulian, hakikinya adalah tekat  dan semangat anggota dan pengurus SMSI TojoUna Una dalam  mempertegas  simbol dan keinginan keras organisasi  yang membawahi media di Tojo Una-Una, siap bersinergi dengan masyarakat serta  pemerintah dalam mendorong  pembangun didaerah ini. Tegas Yahya

Ia menyatakan rasa syukurnya, atas kepedulian dan solideritas para awak media yang bergabung dalam SMSI. “hal Ini merupaka bukti kekompakan yang harus terus terus dipelihara selamanya.” Ujar Yahya serius.

Tak hanya itu kata Yahya, apa yang dilakukan oleh para teman-teman anggota adalah prespektif anggota SMSI  dalam upaya mempertahankan keutuhan Lembaga Pers  di Kabupaten Tojo Una-Una.

Menurutnya Pers adalah  Lembaga independent yang memiliki otoritas dalam fungsi dan  tugas dalam mengemban misi dan mempertahankan kemuliaan lembaga Pers, yang dikuatkan UU Pers dan kode etik  Jurnalistik,  dan  menjadi amanah bagi setiap insan Pers dimanapun ia berada.

Pusat  obrolan para pewarta  sambil ngopi dan serut saraba

Yahya menyimpulkan, bahwa  tekat bersama para teman-teman   adalah pertanda bahwa SMSI mengedepankan niat baik dalam mendorong pembangunan didaerah ini melalui beragam pemberitaan yang selalu dilakukan dengan satun dan beradab ,   dalam menjaga integritas pers.”Kami mengurangi bicara, tetapi bekerja dengan riang gembira tanpa tekanan oleh siapapun dalam misi pemberitaan yang positif” Ujar Yahya

“Tentu pada praktiknya, kami selalu mengedepankan  koordinasi dan informasi, dan itulah yang menjadi kunci  dalam  SMSI untuk meniadakan sekat dalam internal organisasi.

Dansatu  hal yang sangat krusial adalah mewujudkan rasa damai dan ketenangan. “Jangan sampai ada anggota merasa terzolimi dan tertindas, oleh suatu kebijakan.

Apapun kejadiannya kami selalu menghadapi dengan sikapi positif, karena kami yakini  waktu selalu berputar dalam membuktikan niat kebaikan itu”.  Tandas Yahya Lahamu. (Samas)