JURNALPOLRISULTENG.ID, Banggai – Dalam kurun waktu lebih dari tiga tahun kepemimpinannya, Bupati Banggai H. Amirudin berhasil membawa kemajuan signifikan bagi daerahnya, salah satunya dengan peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Data terbaru menunjukkan bahwa APBD Kabupaten Banggai tahun anggaran 2025 lebih besar dibandingkan Kabupaten Morowali dan Kota Palu.
Keberhasilan ini menjadi salah satu alasan kuat bagi Amirudin untuk kembali memimpin Kabupaten Banggai, yang memiliki 24 kecamatan, dalam periode mendatang.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan yang dikutip dari Antara, Senin (31/03/2025), struktur APBD Kabupaten Banggai terdiri dari:
Belanja daerah: Rp3,25 triliun
Pendapatan daerah: Rp3,07 triliun
Pembiayaan daerah: Rp185,17 miliar
Rincian belanja daerah Kabupaten Banggai meliputi:
Belanja pegawai: Rp1,12 triliun
Belanja barang dan jasa: Rp1,04 triliun
Belanja modal: Rp609,92 miliar
Belanja lainnya: Rp474,32 miliar, yang mencakup:
Belanja bagi hasil: Rp16,60 miliar
Belanja bantuan keuangan: Rp393,4 miliar
Belanja subsidi: Rp400 juta
Belanja hibah: Rp53,63 miliar
Belanja tidak terduga: Rp10,28 miliar
Sementara itu, pendapatan daerah Banggai terdiri dari:
Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp294,5 miliar
Dana transfer ke daerah (TKDD): Rp2,68 triliun
Pendapatan lainnya: Rp91,64 miliar
Rincian PAD mencakup:
Pajak daerah: Rp138,12 miliar
Retribusi daerah: Rp27,92 miliar
Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan: Rp5,71 miliar
Lain-lain PAD yang sah: Rp122,76 miliar
Perbandingan dengan Kabupaten Morowali dan Kota Palu
Sebagai perbandingan, berdasarkan sumber yang sama, APBD Kabupaten Morowali tahun 2025 terdiri dari:
Belanja daerah: Rp2,86 triliun
Pendapatan daerah: Rp2,62 triliun
Pembiayaan daerah: Rp242,54 miliar
Sementara itu, APBD Kota Palu, yang merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah, berada di bawah Kabupaten Banggai:
Belanja daerah: Rp1,8 triliun
Pendapatan daerah: Rp1,8 triliun
Pembiayaan daerah: Rp1 miliar
Keunggulan APBD Kabupaten Banggai dibandingkan dua daerah lainnya menunjukkan bahwa strategi pengelolaan anggaran yang diterapkan Amirudin berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Dengan capaian ini, peluangnya untuk kembali memimpin Kabupaten Banggai dalam satu periode ke depan semakin kuat. (*)