JURNALPOLRISULTENG.ID, BANGGAI – Pemerintahan Kabupaten Banggai di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Amirudin Tamoreka dan Wakil Bupati Drs. Furqanuddin Masulili (AT-FM) menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan pembangunan daerah. Sepanjang tahun 2024 hingga 2025, berbagai program strategis terus dijalankan dengan mengacu pada visi-misi daerah serta selaras dengan delapan misi utama (Asta Cita) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Kemajuan signifikan di berbagai sektor, yang terlihat sejak awal masa kepemimpinan AT-FM pada 2021, menjadi bukti nyata komitmen tersebut. Bupati Amirudin menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tak lepas dari sinergi dan sinkronisasi antara program daerah dan kebijakan pemerintah pusat.
“Peningkatan pembangunan di berbagai sektor merupakan bagian dari sinkronisasi antara program pemerintah daerah dengan pusat,” ujar Bupati dalam beberapa kesempatan sambutan resminya.
Ia menegaskan bahwa sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, sudah menjadi kewajiban untuk turut mewujudkan Asta Cita demi mendukung visi “Bersama Menuju Indonesia Emas 2045”.
“Kami tidak punya alasan untuk tidak mendukung. Itu adalah tanggung jawab kami sebagai bagian dari pemerintahan,” tegasnya.
Dalam wawancara bersama media, Bupati yang dikenal sebagai “Bapak Pembangunan Banggai” itu memaparkan berbagai capaian strategis sejak 2021. Salah satunya adalah pelimpahan sebagian kewenangan Bupati kepada para Camat di 24 wilayah, yang didukung anggaran sebesar Rp 5,2 miliar. Kebijakan ini sejalan dengan poin keenam Asta Cita, yakni pembangunan dari desa dan dari bawah.
Pemerintahan AT-FM juga memberi perhatian serius terhadap kesejahteraan ASN. Anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN Kabupaten Banggai meningkat hingga 30,01 persen, menjadi Rp 360 miliar—angka yang tertinggi dibandingkan 13 kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Tengah.
“Ada banyak program yang sudah kami realisasikan sejak awal kepemimpinan. Itu adalah komitmen yang kami bawa sejak masa kampanye,” pungkas Bupati Amirudin.
Pemerintahan AT-FM menunjukkan bahwa dengan sinergi pusat dan daerah, percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat dicapai secara merata dan berkelanjutan. (*)
