DISPAR BANGGAI

Bimtek Pariwisata : Banggai Siap Jadi Gerbang Timur Industri MICE Indonesia

678
×

Bimtek Pariwisata : Banggai Siap Jadi Gerbang Timur Industri MICE Indonesia

Sebarkan artikel ini
Dinas Pariwisata Banggai Gelar Bimtek, Gali Potensi Daerah Sebagai Gerbang Timur Pariwisata Indonesia. (Foto Ram)

JURNALPOLRISULTENG.ID, LUWUK, 28 April 2025 — Pemerintah Kabupaten Banggai bersama Komisi VII DPR RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Menggali Potensi Banggai Sebagai Gerbang Timur Pariwisata Indonesia dalam Menunjang Industri MICE di Kabupaten Banggai” di Swiss-Belinn Hotel Luwuk, Senin (28/4).

Bimtek Pariwisata : Banggai Siap Jadi Gerbang Timur Industri MICE Indonesia. (Foto Doc)

Acara ini dihadiri oleh Anggota Komisi VII DPR RI Ir. Beniyanto Tamoreka, yang hadir melalui Virtual Zoom, Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Tamoreka yang diwakili oleh Wakil Bupati Banggai Drs. Furqanuddin Masulili, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai Ismed Wardhana, narasumber Yuliska Labawo, serta para peserta dari berbagai unsur masyarakat dan perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Asisten Deputi Pertemuan, Perjalanan Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) Kemenparekraf, Yohannes De Brito Titus Haridjati, mengapresiasi semangat Kabupaten Banggai dalam memajukan sektor pariwisata berbasis budaya lokal. Ia menegaskan, potensi pariwisata Banggai sangat besar untuk mendukung pengembangan industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).

“Kabupaten Banggai memiliki kekayaan budaya dan alam yang luar biasa, mulai dari Festival Teluk Lalong, Festival Malabot Tumbe, hingga Festival Tataba dan Sunga Laut. Semua ini merupakan aset berharga yang dapat dikemas menjadi event berkelas nasional maupun internasional,” kata Yohannes.

Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan desa wisata. Berdasarkan data Aplikasi Jejaring Desa Wisata (Jadesta), terdapat 11 desa wisata di Banggai yang berpotensi menjadi pusat perjalanan insentif berbasis masyarakat (community-based tourism). Dengan penguatan desa wisata, wisatawan akan diajak berinteraksi langsung dengan budaya lokal, seni tradisional, hingga menikmati kehidupan pedesaan yang autentik.

Sektor MICE dinilai memiliki peluang besar di Banggai, didukung keindahan destinasi wisata alam seperti Danau Paisupok, pantai-pantai eksotis, air terjun, hingga kawasan hutan mangrove. Namun, Yohannes juga mengingatkan adanya tantangan, seperti peningkatan infrastruktur, akses transportasi, serta ketersediaan akomodasi yang memadai.

“Kami mengajak semua pihak, baik pemerintah daerah, masyarakat, maupun swasta untuk bersinergi mempercepat pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, demi meningkatkan kualitas layanan pariwisata dan menciptakan lapangan kerja baru, khususnya dalam industri MICE,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Yohannes berharap kegiatan Bimtek ini menjadi momentum awal bagi Banggai untuk meningkatkan daya saing event dan pariwisata berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Semoga Banggai semakin dikenal sebagai destinasi pariwisata unggulan di kawasan timur Indonesia,” tutup Yohannes. (Red)