KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Pemimpin Yang Bijak Mampu Tampil Sebagai Contoh Dan Panutan Ditengah Rakyatnya

683
×

Pemimpin Yang Bijak Mampu Tampil Sebagai Contoh Dan Panutan Ditengah Rakyatnya

Sebarkan artikel ini

Ilham Lawidu, SH canangkan Kerja Bakti setiap hari  Jum’at

Pemimpin bijak tidak penah sekalipun mengandalkan telunjuknya untuk menggerakan orang disekitarnya, selain memiliki keberanian yang disertai ketulusan, berada digaris depan  mengayungkan langkah bijak  untuk memulakan sesuatu dengan perbuatan nyata.

Catatan diteras Fajar  Jum’at : H. Sam Asiku

Pemerintahan bupati Ilham Lawidu, SH dan Wakil Bupati Hj. Surya S.Sos, M.Si baru saja memulai debutnya sebagai pasangan pemimpin dikabupatenTojo Una Una.  Setiap tuntutan kehadiran mereka mampu menjawab sekalipun mewujudkan harapan besar masyarakat, melalui program yang tertuang dalam visi misi pemda Tojo Una Una 5 tahun kedepan.

Ilham Lawidu, SH bupati ketiga kabupaten Tojo Una Una, dibanyak pertemuan mengungkapkan dirinya mengalami masa-masa sulit dalam  kehidupannya.

Ucapan yang merendahkan diri, kontradisi dengan kekayaan ide yang dimilikinya  bagaimana dengan rencana besar dalam kepemimpinan akan membawa perubahan besar di Negeri Sivia Patuju.

Dapat dimaknai, kehidupan yang pernah dilakoni dengan segala keterbatasan menjadi menjadi titik awal kembangkitan semangatnya  berhulu ledak tinggi, sehingga  menang dalam setiap kompetisi politik yang menuntunnya hingga ke kursi bupati.

Pada konteks pimpinan itu, Ilham Lawidu ingin menghapus jejak keterbatasan  yang pernah menoreh sejarah kehidupan yang pernah  dialaminya, jangan sampai dialami lagi oleh masyarakatnya.

Untuk mewujudkan programnya, ia lantang mengatakan bukan sebuah kemustahilan apa yang menjadi opsesi dan target pasangan Ilham-Surya akan mencapai keberhasilan,  sepanjang seluruh masyarakat memberi dukungan sepenuhnya, juga yang utama tak lepas dari kehendak sang pencipta.

Pergeseran waktu, merealisasikan gagasan dan rencana besar mulai nampak dari pergerakan pasangan pemimpin itu, baik dalam merajut hubungan, kolaborasi dan sinergitas  dengan pemprov Sulteng dan Pemerintah Pusat, semata untuk kemasalahatan rakyatnya, agar dapat dirasakan dan nyata.

Potensi yang dimiliki Kabupaten Tojo Una Una, adalah aset  kekayaan, ibarat  berlian yang kemilau memikat, kepada mereka yang mengetahui nilai kandungan bumi Negeri Sivia Patuju bukan sebatas wacana dan promosi.

Beberapa hari yang lalu sejumlah investor asing mendatangi bupati, tujuan adalah berinvestasi diberbagai sektor.

Dalam catatan wartawan yang diperoleh Budi Dako mencantumkan, sektor utama yang dilirik investor lokal dan asing adalah perkebunan kelapa sawit, pariwisata, perikanan, hingga energi terbarukan (PLTA di Sungai Ulubongka).

Meskipun nilai investasi belum dipublikasikan, namun kedatangan adalah pertanda antusia untuk menamkan modalnya baik dalam nilai  rupiah maupun dollar cukup signifikan.

Kunjungan The Global Institute for Water, Environment, and Health (GIWEH) dari Swiss pada senin 28 April 2025, lebih mengarah pada perhatian akan potensi parawisata. Dimana kepulauan Togean yang dijuluki sepotong surga dari langit, dilingkaran Teluk Tomini  dibidik  sebagai target investasi yang menguntungkan dan sudah teruji sebelumnya. bahka sebelum kabupaten ini berdiri.

Baru saja dilakukan survey dan pengenalan program Asien En Maps, yang tidak tanggung-tangung menurunkan 7 pakar dengan spesial ilmu perikanan dan kelautan  dan bidang lainnya,  terkait dengan sasaran program dalam pelindungan larva ikan, yang melibatkan 3 negara, yakni Pilipina, Tailan dan Indonesia.

Diharapkan program yang berskala Asean itu akan memberi dampak besar untuk sektor perikanan dan kelautan serta parawisata bahari yang ada dikabupaten Tojo Una Una. Bupati menyambut baik lewat sambutan tertulisnya yang dibacakan PJ Sekda Alfian Matajeng.

Lebih jauh mencermati penjelasan kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Togean Abd. Rajab ST, MP, dua lokasi  yang disasar, Taman Laut Wakatobi dan Taman laut  Kepulauan Togean, dimana kantor Balai TNKT menjadi Site office.

Tujuan proyek ini yaitu membangun kapasitas lokal untuk mempromosikan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan, konservasi keanekaragaman hayati laut dan pembangunan yang inklusif serta bertanggung jawab.

Potensi yang dimiliki Kabupaten Tojo Una Una sangat membutuhkan kesiapan dan sikap arif masyarakat,  menyambut program yang bakal menjadi darah kehidupan dalam  memperkuat anggran APBD dan pendapatan asli daerah (PAD) yang terlibas oleh efisensi.

Meskipun pergerakan pembangunan belum nampak dalam kurun waktu duabulanan pemerintahan Ilham-Surya, namun upaya yang dilakukan Ilham dan Surya dalam berkolaborasi dengan pemerintah Provinsi dan pusat, mulai menampakan hasil. Ditandai  akan turunya sejumlah  anggaran, diantaranaya dana Sekolah Rakyat, Dana pertanian pembukaan laham persawahan, dan beberaoa sektor yang belum terpubilikasi.

Menyimpulkan upaya yang dilakukan pimpinan daerah, yang  mengerucut pada keinginan memenuhi harapan masyarakat yang mengidamkan hidup  sejahtera,  damai, aman dan nyaman.

Dalam berbagai aspek usaha pemda Tojo Una Una, Ilham Surya ingin menyudahi bayang- bayang status daerah tertinggal dan masyarakat miskin ekstrim, meskipun dalam kondisi dua status itu, sebuah realitas  belum ada masyarakat di Tojo Una Una yang mati kelaparan dan tidur dikolong jembatan. Semata karena angka-angka dan grafik yang menjadikan indikator, sehingga 2 status itu dikenakan kepada Kabupaten Tojo Una Una dan masyarakatnya.

Target pemerintah Tojo Una Una ,  ibu kota kabupaten menjadi kota Adipura, bisa jadi hanya sebatas slogan, manakala semua pihak hanya menunggu, sementara waktu terus berputar untuk mencapai batas waktu.

Upaya pemerintah daerah, yang mulai melakukan penertiban dan penataan dengan menghidari konotasi penggusuran selain penertiban dilakukan disejumlah titik,  adalah upaya kearah itu, diawali dengan mengulang kembali semangat kerja bakti.

Untuk memulakan kegiatan ini, hujan gerimis usai sholat subuh jumat hari ini, tidak menghalangi niat  bupati Ilham bersama jajarannya, menyambut mentari fajar dibalik awan kelabu  yang membawa tetesan air dari langit,  memulakan kerja bakti itu dari pembersihan dipasar sore Dondo Kecamatan Ratolindo dan beberapa titik yang menjadi target kerja bakti jumat hari ini.

Dalam postingan asisten 1 Marni Mangun, SH, MH, menjelaskan agenda kerja bakti itu dijadwalkan setiap hari Jum’at. “Selesai menunaikan Sholat Subuh, bupati dan Jajarannya melakukan kerja bakti bersama di Pasar Sore Dondo.”Tulisnya diakun facebooknya.

Ia menambahkan “Insya Allah ini akan dijadikan agenda rutin di setiap hari Jum’at. Kepada seluruh Masyarakat Kab. Tojo Una – Una marilah kita dukung kegiatan ini.” Ajaknya.

Suport lahir dari ucapan ikhlas seorang ibu yang tak lama lag memasuki purna bhakti, dengan tulus  mengajak seluruh masyarakat, hakikinya adalah sentuhan arif karena menurut Marni Mangun, penatan dan keindahan kota Ampana sebagai ibu kota tidak saja menjadi tanggung jawab pemerintah, akan tetapi merupakan tugas kita bersama.”Kebersihan adalah sebagian dari Iman, jadikan ibukota Tojo Una Una jadi kota bersih, cantik, sehat, aman dan nyaman.

Hari ini pula bupati memimpin upacara hari peringatan hari Pendidikan nasional 2 Mei tahun 2025, dan agenda kerja menanti kehadiran dalam pelayanan  birokrasi dan pelayanan kemasyarakatan (samas)