JURNALPOLRISULTENG.ID, SALAKAN -Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Pendampingan Pemenuhan Indikator Pengarusutamaan Gender (PUG), Sosialisasi Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan (LPLPP) tingkat kabupaten, serta Bimbingan Teknis Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) bagi para perencana daerah. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 22 Mei 2025.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Halima Umar Hamid, yang mewakili Bupati Banggai Kepulauan. Acara dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati dan dihadiri oleh Kepala DP3AP2KB Provinsi Sulawesi Tengah, jajaran DP3AP2KB Bangkep, narasumber, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang dibacakan oleh Halima Umar Hamid, ditegaskan bahwa komitmen terhadap kesetaraan gender dalam pembangunan daerah tidak boleh berhenti pada tataran wacana, melainkan harus diwujudkan dalam praktik nyata, khususnya dalam proses perencanaan dan penganggaran. Oleh karena itu, kegiatan ini dinilai sangat strategis.
“Melalui Pendampingan Indikator Pengarusutamaan Gender (PUG), kita ingin memastikan bahwa pembangunan daerah benar-benar menjawab kebutuhan semua kelompok masyarakat—baik laki-laki maupun perempuan, anak-anak, lansia, serta kelompok rentan lainnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan Bimbingan Teknis Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).
“Saya berharap para perencana di daerah mampu mengintegrasikan perspektif gender ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran, sehingga alokasi anggaran menjadi lebih adil, tepat sasaran, dan inklusif,” tuturnya.
Halima juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk membangun sinergi dan komitmen bersama demi terwujudnya pembangunan yang setara, adil, dan berpihak kepada semua,” tambahnya. (VR)