JURNALPOLRISULTENG.ID, SALAKAN – Kapolres Banggai Kepulauan, Polda Sulteng, AKBP Ronaldus Karurukan, S.I.K., menggelar kegiatan silaturahmi bersama sejumlah awak media yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Kegiatan ini sekaligus membantah informasi miring yang sempat beredar bahwa Kapolres Bangkep telah menghindari awak media selama kurang lebih tiga bulan sejak menjabat.
Silaturahmi yang berlangsung di Cafe Teman Copi Salakan, tepatnya di samping Pelabuhan Spit, turut dihadiri oleh Kasat Intelkam Iptu Muh. Ruhil Newton Sugiarto, S.H., Kasat Reskrim AKP Makmur, S.H., Kasat Lantas AKP Asse, Kabag Ops Kompol Maikun, AKP Kiwol, Briptu F. Ramos, serta sejumlah anggota Intelkam Polres Bangkep.
Kapolres Ronaldus Karurukan, yang akrab disapa Pak Ronald, menyampaikan permohonan maaf bila selama ini terkesan menutup diri dari rekan-rekan media. Ia menegaskan, hal tersebut bukan karena sengaja menjaga jarak, melainkan disebabkan oleh kesibukan dan tugas dinas yang mengharuskannya bolak-balik ke Polda Sulteng di Palu setelah mutasi ke Polres Bangkep. “Baru sekarang saya punya waktu dan kesempatan yang tepat untuk bertemu dan bersilaturahmi,” ungkapnya, Kamis (26 Juni 2025).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyatakan siap berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Pemda, khususnya dalam mendukung kegiatan pembersihan lokasi Pelabuhan Salakan menjelang operasional kembali pelabuhan tersebut.
Sejumlah masukan dan usulan juga disampaikan oleh para awak media, di antaranya agar Polres Bangkep menambah personel pada bagian Humas untuk memaksimalkan penyediaan rilis berita. Selain itu, disarankan agar Polres memantau distribusi pupuk yang diduga digunakan sebagai bahan baku bom ikan, terutama di wilayah Labobo, Bangkurung, Sosom, dan Binuntuli.
Menanggapi hal itu, Kapolres menyatakan kesiapan Polres Bangkep untuk berkoordinasi dengan Pemda dan masyarakat dalam menjalankan tugas serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Banggai Kepulauan.
“Ini baru pertemuan perdana silaturahmi. Ke depan, kita akan jadwalkan pertemuan rutin sebulan sekali agar bisa saling bertukar informasi, saran, kritik, dan masukan demi penegakan supremasi hukum yang adil, aman, dan baik,” tutup AKBP Ronald. (VR)





