Pemda Banggai

Mewakili Bupati Banggai, Asisten 2 Hadiri Tasyakuran Dalam Rangka Peringati HUT PWRI Yang Ke-63

607
×

Mewakili Bupati Banggai, Asisten 2 Hadiri Tasyakuran Dalam Rangka Peringati HUT PWRI Yang Ke-63

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, BANGGAI – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banggai, Mujiono, S.H., M.H., menghadiri acara tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Tahun 2025, yang digelar pada Kamis (24/07) malam di Sekretariat PWRI Kabupaten Banggai.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Banggai, Pasi Pers Kodim 1308/LB, sejumlah pimpinan perangkat daerah, Ketua dan Pengurus PWRI Kabupaten Banggai, para anggota PWRI, serta tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan tamu undangan lainnya.

Ketua PWRI Kabupaten Banggai, H. Bahtiar Pasman, B.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa meskipun telah memasuki masa pensiun, anggota PWRI tetap memiliki semangat serta pemikiran yang berkontribusi dalam perencanaan pembangunan. Ia menegaskan bahwa PWRI adalah mitra pemerintah.

Namun demikian, pria yang akrab disapa Om Tiar itu menyampaikan keprihatinannya karena gedung PWRI masih sering meminjam tempat. “Untung ada PMI, yang kebetulan saya juga menjadi Dewan Kehormatan di sana,” ungkapnya. Ia berharap Asisten 2 dapat menyampaikan kembali hal ini kepada Bupati Banggai untuk menjadi perhatian.

Sementara itu, dalam sambutan tertulis Bupati Banggai yang dibacakan oleh Asisten 2, disampaikan bahwa PWRI merupakan wadah bagi para pensiunan Aparatur Sipil Negara dan tokoh masyarakat yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah.

Disebutkan pula bahwa tema HUT PWRI ke-63 tahun ini, “Jaga Kesehatan di Masa Senja, Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam Mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan”, sangat relevan dengan semangat kebersamaan yang dijunjung selama ini.

Bupati Amirudin meyakini, pengalaman dan pemikiran para senior di PWRI merupakan aset berharga dalam merumuskan kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“Masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan fase baru untuk terus memberikan manfaat melalui pengalaman dan kebijakan yang dimiliki,” ucap Bupati dalam sambutannya.

Kegiatan tasyakuran yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut diakhiri dengan penyerahan trofi kepada para pemenang lomba yang telah dilaksanakan pada malam-malam sebelumnya. (*)