KABUPATEN TOJO UNA-UNA

4 Point penekanan Kakankemenag Tojo Una-Una saat mengelar Gelar Pembinaan Keluarga Kristiani

517
×

4 Point penekanan Kakankemenag Tojo Una-Una saat mengelar Gelar Pembinaan Keluarga Kristiani

Sebarkan artikel ini

Pdt. Mirawati Sali, S.Th: Kami sebagai guru semakin terdorong untuk memberi teladan kepada anak-anak, bukan hanya lewat pelajaran, tetapi melalui sikap sehari-hari yang penuh kasih

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una melalui Bimas Kristen menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Keluarga Kristiani bertempat di Gedung Sekolah Minggu GKST Calvary Ampana, 22 September 2025.

Kegiatan ini dibuka  resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una, H. Muh. Syahruddin, S.Ag, MM, didampingi oleh Kasi Bimas Kristen selaku Ketua Panitia, Margaretha Hokey, S.Kom.

Penekanan Kakankemenag  melalui sambutannya, bahwa keluarga yang kuat dalam iman, kasih, dan moralitas akan melahirkan generasi yang tangguh menghadapi tantangan zaman.

Ia menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut, serta memberikan apresiasi kepada para pendeta, guru Pendidikan Agama Kristen (PAK), serta penyuluh agama Kristen baik PNS, PPPK, maupun non PNS yang hadir.

Menurutnya, kegiatan pembinaan ini sangat penting dalam memperkuat ketahanan keluarga Kristiani. “Keluarga yang kuat dalam iman, kasih, dan moralitas akan melahirkan generasi yang tangguh menghadapi tantangan zaman,” ucap Kakankemenag

Empat Point utama menjadi penekanan Kakakemenag pada gelar kegiatan itu dalam bentuk  arahan adalah:

  1. Penguatan moderasi beragama – menanamkan toleransi, cinta damai, dan sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Penguatan pendidikan agama melalui Kurikulum Cinta – pendidikan agama yang menekankan nilai kasih, penghormatan, dan kepedulian sosial, serta diwujudkan dalam tindakan nyata baik di sekolah, keluarga, maupun pelayanan sosial.
  3. Ketahanan keluarga di era digital – membangun peran keluarga sebagai benteng utama dalam menghadapi perkembangan teknologi, dengan mengajarkan pemanfaatan digital yang sehat dan bijak.
  4. Sinergi dengan visi pemerintah daerah – mendukung visi Bupati dan Wakil Bupati Tojo Una-Una untuk mewujudkan masyarakat yang religius, maju, adil, dan sejahtera.

H. Muh.Syaharudin  berharap, melalui pembinaan ini, para guru PAK dan penyuluh agama Kristen semakin memahami peran strategisnya, bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dan pembina keluarga. “Dengan semangat pelayanan, bersama-sama menjadikan keluarga Kristiani sebagai pusat kasih, keteladanan, dan kekuatan iman,” pungkasnya saat membuka kegiatan secara resmi.

Sementara Pdt. Mirawati Sali, S.Th, sebagai peserta kegiatan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami melihat kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan keluarga saat ini.

Ia  mengakui pembinaan seperti ini, para peserta mendapat arahan yang jelas bagaimana membangun keluarga yang kuat dalam iman sekaligus tangguh menghadapi era digital,” ungkapnya.

Selain itu Pdt. Mirawati Sali, S.Th menyampaikan kesannya. “Materi Kurikulum Cinta sangat menyentuh. “Kami sebagai guru semakin terdorong untuk memberi teladan kepada anak-anak, bukan hanya lewat pelajaran, tetapi melalui sikap sehari-hari yang penuh kasih,” ujarnya.

Ia mengharapkan Kegiatan Pembinaan Keluarga Kristiani ini diharapkan dapat memperkuat peran keluarga sebagai pondasi utama dalam pembangunan masyarakat Kabupaten Tojo Una Una yang religius, rukun, dan sejahtera.(Sam Asiku)