JURNALPOLRISULTENG, ID. – Solo, Mengusung program penguatan Pendidikan Karakter Yayasan Al Azizu Tapak Wali Indonesia semakin diminati dibeberapa kota besar di Indonesia, bahkan pengembangnnya hingga ke Bali.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Yayasan Al-Azizu Tapak Wali Indonesia Komisariat Daerah (Komda) Jakarta dan Pulau Jawa, Miftahul Hair Iswandi, MMG, dalam rilisnya sedang melaksanakan kegiatan sosialisasi di Kota Solo, Jawa Tengah. Solo, Rabu, 24 September 2025.
Disampaikan Miftahul akrab disapa Agil para sahabatnya, dalam perjalan pengembangan Yayasan Al azizu Tapak Wali Indoensia, memperkenalkan program-program Yayasan Al-Azizu Tapak Wali Indonesia kepada masyarakat luas, dan hingga saat ini sudah di Kota Solo.
Salah satu program unggulan yang disosialisasikan adalah Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang mengusung konsep harmonisasi empat aspek: olah hati, olah rasa, olah pikiran, dan olah raga.
Program ini selaras dengan visi nasional untuk membentuk generasi bangsa yang unggul dan berakhlak mulia menuju Indonesia Emas 2045.
Pada media ini, Ketua Komda Jakarta menyampaikan menyempatkan diri bersilaturahmi dengan mantan Wali Kota Solo yang juga Presiden Republik Indonesia ke-7, Ir. H. Joko Widodo.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat komunikasi dengan tokoh nasional yang berasal dari Solo. “Jadi intisarinya perjalan pengembangan kami di Solo tujuannya, untuk membantu masyarakat terkait kesehatan masyarakat melalui perapian dan olah gerak nafas” Ujar Agil.
Program Penguatan Pendidikan Karakter yang kami selenggarakan. Kami meyakini bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa yang maju,” ujar Miftahul.
Ia menjelaskan pengembangan di wilayah di Jakarta sudah rampung semua cabang sudah terbentuk. Kami percayakan kepada wakil ketua Komda Bpk Ari Kriting dan pengurus lainnya.
Demikian juga untuk daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah sudah sampai di Jogja.” Alhamdulillah sudah ada beberapa pejabat di Ibu Kota sudah menjalani Olah gerak Nafas tinggal menunggu diwisuda”terang Agil.
Pengembangan selanjutnya Kami beralih kewilayah baru yang belum terbuka, jakni Jogja, setelah Jakarta, Jawa Barat Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Ia menambahkan untuk Wilayah Bali sudah dibuka dengan status kepengurusan Daerah Komda Bali. (Sam Asiku)