JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sempat vakum sejak tahun 2020, namun beberapa cabang olahraga masih terus berupaya menyumbangkan prestasi, berhasil meraih sejumlah Piala emas dibawah pulang oleh para atlit ke Tojo Una Una.
PLT Koni Kabupaten Tojo Una Una Aspan Taurenta, SH dimintai keterangan di Hotel Lawaka mengungkap, perjalanan Koni beberapa tahun sebelumnya sempat mati suri, dimana pada komposisi pengurus Koni Tojo Una Una, ketua definitive mengundurkan diri.
Olehnya pelaksanaan Rakerkab Koni, adalah momen penting yang diharapkan menjadi starting point kebangkitan semangat pengurus 29 cabang yang terdaftar di Koni Tojo Una Una.
Ia menjelaskan mekanisme Musyawarah Koni yang akan digelar beberapa waktu lagi, sebelum harus diawali dengan Rakerkab, yang merumuskan syarat-syarat pencalonan ketua umum serta penunjukan PPT tim Penjaringan serta waktu pelaksanaan Musyawarah.
Ia menegaskan untuk memilih ketua umum, siapapun peserta dapat tampil.
“Siapapun boleh, intinya semua Insan olahraga, memiliki hak untuk bisa mencalonkan diri sebagai calon ketua umum” Jelasnya
Ditanyakan semisal dirinya ikut maju dan terpilih sebagai ketua umum?
“intinya peran koni hanya satu, yakni memfasilitasi para atlet untuk dapat prestasi” Ujarnya singkat namun bermakna.
Oleh karena itu terkait dengan penyelenggaraan Rakerkab, ia mengharapkan seluruh peserta agar serius mengikuti materi dan semua tahapan dengan baik.
Ia mengingatkan semua cabang olah raga agar memiliki kemampuan melihat petensi yang ada, serta mampu melakukan pembinaan dan pelatihan.
“Saya yakin harapan itu baik itu akan tercapai, sepanjang semua Insan olahraga terutama teman-teman dia pengurusan cabor, lebih aktif dan giat membina dan melatih para atlit dengan baik dan profesional.”
Ia mengakui perjalanan kepengurusan Koni TojoUna Una disaat vakum namun beberapa cabang olah raga berhasil mengukir prestasi.
Menurutnya upaya itu adalah pertanda keinginan dan keseriusan untuk dapat berbuat baik bagi daerah. Ujarnya
“Saya membayangkan kalau kita berjalan sesuai dengan koridor dan memiliki semangat untuk membina olahraga, kita bisa meraih prestasi. Fakta membuktikan, diluwuk pada tahun 2020 kita meraih 5 medali emas dari cabor Taekwondo, cabang Panahan dan cabang Balap Sepeda.
“Mudah-mudahan kedepan prestasi itu meningkat tajam setelah pembenahan pembenahan manajemen Koni yang ada saat ini.” Ujarnya bersemangat.

Sementara saat Ketua Cabor PASI H. Rusdi,S.Pd, M.PdDi mendapingi Aspan Taurenta melaporkan pretasi cabang PASI pada PopProv Sulteng, menyumbangkan dua medali emas cabang 100 m Putra atas nama Marcel, bahkan wewakili Sulteng ke tingkat Nasional.
“Mudah-mudahan pembinaan kita kedepan akan maksimal, yang ditunjang pemerintah daerah, demi peningkatan prestasi para atlit akan tercapai dengan baik, tentu sangat penting meningkatkan pola latihan terhadap para atlit yang memiliki potensi” Tandas H. Rusdi. (Sam Asiku)