KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Momentum HUT Tojo Una Una ke 22, Ketika Rindu Menjerat Anak Rantau Saat  Ingat  Kampung Halaman

670
×

Momentum HUT Tojo Una Una ke 22, Ketika Rindu Menjerat Anak Rantau Saat  Ingat  Kampung Halaman

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Hujan emas dinegeri rantau, bukan menjadi alasan untuk tak mengenang kampung halaman.

Seorang perantau hanya pergi untuk kembali dan membuktikan kepada mereka bahwa kita bisa pulang karena rindu,  merindukan kampung adalah bentuk penghormatan bagi tanah leluhur, meskipun bagaimana keadaanya.

 

Dikatakan Fikar sapaan akrabnya, kepergian mengadu nasib dinegeri orang adalah pilihan, namun kami akan membuktikan bisa pulang karena  titipan rindu  dan ketulusan  bagaimanapun keadannya  Tojo Una Una yang ditinggalkan.

Darinya diketahui sesuai kartu data putih, sekitar lima ribuan masyarakat Tojo Una Una sebagai tenaga kerja  di Bahodopi kabupaten Morowali.

Diungkapkan Zulfikar Kaju, ia menggagas peringatan Hut Tojo Una-Una khusus masyarakat Tojo Una Una di kabupaten Morowali. ucapnya Minggu 14 Desember 2025 dari balik ponselnya.

Tokoh muda Tojo Una Una dalam  keseharian sebagai QMB pengawas alat berat Departemen Sipil Indonesia Morowali Industrial Park (PT. IMIP).

Ia hanya bisa berucap dari kejauhan “ Semoga di  usia Kabupaten Tojo Una Uuna  ke 22 , makin maju dan bisa mempunyai lapangan pekerjaan buat masyarakatnya.” Harapanya.

Ia mengatakan isi hatinya bahwa ditanah rantau, kami   memandang langit dan bulan yang sama, yang membuat kami tak kehilangan indentitas sebagai masyarakat Tojo Una Una. Ucapnya.

Zulfikar Kaju mengungkap membawa keluarganya bekerja di Kabupaten Tetangga Morowali dan sedikitnya telah memetik pengalaman hidup.

“Sejauh apapun kami pergi   kami memiliki tempat pulang negeri Sivia Patuju yang diseberang sana.”Ucapnya dibalik Poselnya.

Momentum peringatan HUT Tojo Una Una ke 22 tanggal 18 Desember, pada peringatan Hut Tojo Una Una ia mengatakan tak bisa kembali karena pekerjaan.

“kami hanya dapat  berdoa dan akan merayakan hari yang bersejarah bagi masyarakat Tojo Una Una di Morowali, agar kedepan negeri tercinta akan terus berkembang.” Akhir kalimatnya. (Sam Asiku)