JURNALPOLRISULTENG.ID, BANGGAI – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan PT Penta dan PT Prima Dharma Karsa. Melalui kolaborasi bersama Karang Taruna Kabupaten Banggai, kedua perusahaan nikel tersebut mulai mematangkan persiapan penanaman bibit mangrove di Desa Siuna, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai.
Humas PT Penta dan PT Prima Dharma Karsa, Suparto Bungalo, SH, mengungkapkan bahwa salah satu langkah awal persiapan dilakukan dengan menyerahkan bibit mangrove kepada Ketua Karang Taruna Kabupaten Banggai.
Program ini menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan, khususnya di wilayah yang terdampak aktivitas industri.
“Ini merupakan arahan langsung dari pimpinan pusat PT Penta dan PT Prima Dharma Karsa agar kami terus bekerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Saat ini kami menggandeng Karang Taruna Kabupaten Banggai,” ujar Suparto Bungalo, yang akrab disapa Parto, Rabu (04/02/2026).
Ia berharap, sinergi tersebut mampu menciptakan iklim lingkungan yang lebih baik sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat.
Menurut Parto, program pemberdayaan masyarakat seperti penanaman mangrove ini bukan kali pertama dilakukan oleh perusahaan.
“Tujuannya agar perusahaan semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus berbagi kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” tambahnya.
Pihak manajemen perusahaan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Karang Taruna Kabupaten Banggai yang telah turut ambil bagian serta menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian alam.
Rencananya, kegiatan penanaman bibit mangrove tersebut akan dilaksanakan pada Kamis (05/02/2026), dengan melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten Banggai, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa setempat.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Banggai, Wahyu Dharmanto Maku, menyambut baik dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh PT Penta dan PT Prima Dharma Karsa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Penta dan PT Prima Dharma Karsa yang telah mempercayakan Karang Taruna Kabupaten Banggai untuk berkolaborasi dalam program penanaman mangrove ini,” ujar Wahyu.
Ia berharap, ke depan kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut melalui berbagai program lainnya yang langsung menyentuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya warga di wilayah lingkar tambang. (**)