Berita

Semewah Apa Open House Yang Digelar Wakil Ketua Dekab Tojo Una Hingga Menyerap Anggaran 1,2 Milyar?

392
×

Semewah Apa Open House Yang Digelar Wakil Ketua Dekab Tojo Una Hingga Menyerap Anggaran 1,2 Milyar?

Sebarkan artikel ini

Abdul Hatab Aba : Anggaran open House memang ada, namun angka 1,2 Milyar itu sangat tidak mungkin.

Open House dirumah Jabatan Unsur pimpinan  DPRD Tojo Una Una adalah hal yang lumrah, gelar halabihalal layaknya pasca lebaran, yang merupakan  momentum pertemuan berbagai latar belakang masyarakat silaturhim dengan pejabat maupun mantan pejabat, politikus. Bahkan Open House tanpa dibatasi oleh formalitas, yang digelar Jafar M. Amin, juga  menjadi momen penting untuk menguji kelayakan potingan Akun Ikhlas Menyapa, yang menuding anggaran untuk kegiatan itu sebesar 1, 2 Milyar.

Laporan : H. Sam Asiku

Jumat 29 Mei 2026, disamping rumah jabatan Jafar M Amin, terpasang sebuah tenda, menyambung konopi yang sudah ada. Dua meja diisi dengan beberapa makanan lazim sebuah helatan pesta kecil.

Gerimis tak menahan langkah para tamu, termasuk Sekreatris pemda Tojo Una Una Alfian Matejeng, mantan Wakil Bupati Admin Lasimpala, dan beberapa pejabat dan mantan pejabat serta para politikus dan banyak masyarakat hadir dimalam gerimis itu.

Layaknya halabihalal, tamu datang dan berpergi  setelah menikmati hidangan serta berjabat tangan dengan tuan rumah Wakil Ketua DPR Tojo Una Una Jafar M. Amin, politisi Partai NasDem yang dikenal berbagai elemen masyarakat.

Pada sambutannya hangatnya, Jafar M Amin sempat menyentil tudingan salah satu akun Facebook “Ikhlas Menyapa” yang memviralkan anggaran Open House yang digelar malam ini sebesar 1, 2 Milyar.

Ditegaskan Jafar M. Amin tersebut, unggahan itu adalah Hoaks, namun dari sisi yang lain  dapat diambil hikmahnya, dalam meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat, agar lebih hati-hati mengunakan anggaran yang ada. “Terutama dalam memanfaatkan Anggaran yang dipercayakan kepada kami pemerintah daerah dan DPRD dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan  yang bermanfaat dan bersentuhan dengan masyarakat.

“Bagi saya isue itu adalah Hoaks, namun dapat diambil hikmahnya sebagai perbaikan bagi kami secara keseluruhan.” Ujar Jafar M. Amin

Ia menandaskan kepada para hadirin agar dapat memberi bantuan kepada pemerintah daerah dan DPRD, jika ada berita miring tentang apa saja terkait kinerja kinerja. “Silahkan ditanyakan langsung kepada kami, untuk menghindari kesalahtafsiran yang berpotensi menjadi pemecah belah” Himbau Jafar M. Amin.

Ia mengajak pada hadirin, dapat membantu memberi penjelasan secara rasional tentang apa saja yang berkembang di Medsos, sehingga  masyarakat tidak menelan mentah-mentah isue  yang sengaja ditiupkan untuk merusak hubungan hubungan silaturahmi hanya karena kepentingan sesaat.

Secara terpisah ia menjelaskan anggaran Open House melekat pada sekretariat DPRD “bukan kami yang mengusulkan.” Ujarnya.

Sesuai yang ditetapkan dalam dokumen anggaran DPRD seperti makan minum dan pelayanan tamu termasuk kegiatan  open House. “Seperti yang anda liat malam ini tidak seperti  yang ditudingkan. Tandasnya.

Anggota DPRD Abdul Hatab Aba. yang dimintai komentarnya,  mengaku sudah mengamati unggahan anggaran Open House sebesar 1,2 Milyar. “Itu sangat tidak benar, dan  tidak bisa dipertanggung jawab” Ucapnya tegas.

Ia berharap kedepan, berkaitan hal hal yang seperti ini dapat diklarifikasi langsung. “ Karena lembaga DPRD sangat terbuka bagi siapa saja” Ucap Hatab Aba.

Soal besar Anggaran Open House Ia mengaku tidak mengetahui dengan pasti “Anggaran open House memang ada, Kami tidak tahu persis berapa, namun angka 1,2 Milyar itu sangat tidak mungkin. “ Tegasnya.

Sementara mantan Wakil Bupati Tojo Una Una Admin Lasipala, SIP lebih arif menangapi isue miring yang menerpa dipenghujung Mei 2026 tersebut.

Sebagai mantan pejabat,  ia tidak mengatahui soal besaran anggaran Open House “ Seperti anda liat sendiri malam ini” Ujarnya diplomatis.

Ia mengingatkan, penikmat berita di Medos harus selektif  tidak serta merta menerima dan meyakini tentang sesuatu informasi. Perlu meneliti serta mengetahui berita dari mana, substansi apa, serta kebenaran isinya apa, supaya semua baik–baik saja. Ujarnya Bijaksana.

Soal ada yang berpendapat postingan itu akan bias dan membahayakan, menurutnya pendapat itu sangat berlebihan. “Itu hanyalah dinamika dan merupakan tantangan bagi seorang politisi.” Ujarnya Santai.

Oleh karena itu menurutnya, peran Pers dan Media sangat penting sebagai pilar Kontrol yang dituntut kehadirannya.

Hasil penelusuran media ini, informasi spesifik mengenai besaran nominal anggaran Open House pimpinan DPRD Tojo Una-Una, tidak dirilis secara terpisah dalam mata anggaran khusus, melainkan melekat pada pos belanja penunjang operasional pimpinan.

Berikut adalah skema anggaran dan ketentuan operasional pimpinan DPRD Touna yang berlaku:

Pos Anggaran: Anggaran untuk kebutuhan seperti jamuan makan/minum dan penyelenggaraan acara hari besar keagamaan (Open House) melekat pada Belanja Rumah Tangga Pimpinan DPRD dan Tunjangan Kesejahteraan.

Rincian penggunaan dana ini dapat dipantau langsung melalui portal Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Regulasi Acuan: Standar biaya jamuan dan pelaksanaan kegiatan di lingkungan pemerintahan Kabupaten Tojo Una-Una mengacu pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kementerian Dalam Negeri dan pedoman standar harga dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKD) Tojo Una-Una.

Penyesuaian Realisasi: Besaran dana yang direalisasikan sangat bergantung pada kondisi fiskal daerah. Bila terjadi defisit pada APBD Kabupaten Tojo Una-Una, pelaksanaan kegiatan dan operasional pimpinan DPRD biasanya akan disesuaikan melalui kebijakan efisiensi.

Untuk mengetahui angka pastinya, Anda dapat mengakses dokumen ringkasan pelaksanaan APBD atau Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) DPRD yang secara berkala diunggah oleh Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una.

Sekretaris Dewan Amin Bustamin  tidak hadir pada kegiatan itu, untuk memastikan besar anggaran Open House tersebut. (samas)