Pemda Morowali Utara

Sekda Morowali Utara Hadiri Workshop Transformasi INA-CBG ke I-DRG, Perkuat Kesiapan RS Tingkatkan Mutu Pelayanan

302
×

Sekda Morowali Utara Hadiri Workshop Transformasi INA-CBG ke I-DRG, Perkuat Kesiapan RS Tingkatkan Mutu Pelayanan

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, PALU – Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Utara, Ir. Musda Guntur, MM, menghadiri Workshop dan Pelatihan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Kesiapan Rumah Sakit (RS) dalam Menghadapi Transformasi INA-CBG ke dalam I-DRG yang digelar di Ruang Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah Palu, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 7-9 Juli 2026 tersebut dibuka secara resmi oleh Sekprov Dr. Dra. Novalina, M.M. dan dihadiri para kepala daerah, sekretaris daerah, direktur rumah sakit, kepala organisasi perangkat daerah, serta pemangku kepentingan bidang kesehatan dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Workshop diselenggarakan untuk memperkuat kapasitas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sekaligus mempersiapkan rumah sakit menghadapi transformasi sistem pembayaran pelayanan kesehatan dari Indonesia Case Base Groups (INA-CBG) menuju Indonesian Diagnosis Related Groups (I-DRG) sebagai bagian dari reformasi sistem pembiayaan kesehatan nasional.

Pada hari pertama, peserta menerima materi Monitoring dan Evaluasi BLUD dengan tema “Isu Strategis BLUD, Permasalahan yang Dihadapi dan Solusinya” yang disampaikan oleh Raden Wisnu Saputro, Kasubdit BLUD Kementerian Dalam Negeri.

Selanjutnya, selama workshop peserta mendapatkan materi mengenai overview INA-CBG dan I-DRG, koding diagnosis dan prosedur, peran verifikator internal rumah sakit, pencegahan fraud, penyelesaian klaim pending, hingga analisis data klaim rumah sakit yang dibawakan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, PERSI, RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, dan RSUP Persahabatan Jakarta.

Di sela kegiatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Utara Ir. Musda Guntur, MM, menilai workshop tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dalam mempersiapkan implementasi kebijakan baru di sektor kesehatan.

“Transformasi menuju I-DRG merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola rumah sakit. Karena itu, pemerintah daerah harus mempersiapkan SDM, sistem, dan tata kelola BLUD agar mampu mengikuti kebijakan nasional serta memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas kepada masyarakat,” ujar Musda Guntur.

Menurutnya, materi yang diperoleh selama workshop akan menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dalam memperkuat pengelolaan BLUD serta meningkatkan kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah menghadapi implementasi sistem I-DRG secara bertahap.

Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen daerah untuk terus mengikuti perkembangan kebijakan nasional di bidang kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Melalui penguatan tata kelola BLUD dan kesiapan rumah sakit menghadapi transformasi I-DRG, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Morowali Utara dapat berlangsung lebih efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada mutu serta keselamatan pasien. (Ryo/BobNH)

 

*Apk