KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Karhutla di Jalan Trans Sulawesi Ampana Tete Berhasil Dijinakkan Setelah Belasan Jam

334
×

Karhutla di Jalan Trans Sulawesi Ampana Tete Berhasil Dijinakkan Setelah Belasan Jam

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, TOJO UNA-UNA Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melanda kawasan di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tampa Batu (Padang Uloyo), Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu, 8 Juli 2026, sekitar pukul 11.44 WITA.

Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkramat) Tojo Una-Una, Alfred Leonard Lanu, pihak pemadam langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

Satuan tugas mengerahkan 1 unit mobil pemadam Dyna beserta 5 personel ke Tempat Kejadian Kebakaran (TKK).

“Merespon kejadian tersebut, kami menurunkan tim pemadaman untuk melakukan penanganan cepat di lokasi. Sesuai prosedur, petugas menerapkan metode pemadaman langsung serta pendinginan pada area api tersembunyi guna mengantisipasi penyalaan ulang,” ujar Alfred pada Kamis 9 juLI 2026.

Kondisi vegetasi yang kering membuat pergerakan api sempat melebar. Namun, berkat kesigapan petugas di lapangan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan jinak sepenuhnya pada Kamis, 9 Juli 2026 pukul 01.23 WITA. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Menyikapi peristiwa ini, Kadis Damkramat Tojo Una-Una, Alfred Leonard Lanu, mengeluarkan peringatan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat. Cuaca panas ekstrem dan angin kencang yang terjadi saat ini membuat vegetasi serta material lingkungan menjadi sangat mudah terbakar.

Masyarakat diwajibkan mematuhi 5 tindakan pencegahan utama berikut:

  • Dilarang membakar sampah sembarangan karena angin kencang dapat menerbangkan percikan api ke lahan kering.
  • Hindari membuka lahan dengan cara dibakar karena selain tidak terkontrol, tindakan ini melanggar hukum.
  • Buang puntung rokok dengan benar dan pastikan bara api sudah padam sepenuhnya sebelum dibuang.
  • Periksa instalasi listrik secara berkala untuk mencegah korsleting akibat pemuaian kabel di cuaca panas.
  • Waspadai penggunaan api terbuka seperti lilin, obat nyamuk bakar, atau tungku, dan jangan ditinggalkan tanpa pengawasan.

Di akhir keterangannya, Alfred mengimbau setiap warga untuk meningkatkan kewaspadaan mandiri dengan menyediakan alat pemadam api sederhana di rumah—seperti APAR, ember air, atau pasir—serta selalu menyimpan nomor kontak darurat Damkramat lokal. (H. Sam Asiku)