JURNALPOLRISULTENG.ID, TOJO UNA UNA, – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Tojo Una-Una tak hanya membuktikan komitmennya dalam layanan darurat non-kebakaran.Namun berbekal keyakin dan nyali bahkan nyawa ikut dipertaruhkan dalam melayani masyarakat dengan maksimal.
Dalam kurun waktu sepekan, Tim Regu 2 Disdamkarmat Tojo Una Una di bawah pimpinan Komandan Ardiansyah AR. Kaba berhasil melakukan dua aksi penyelamatan krusial, yakni mengamankan seekor ular di ruko komersial pada Jumat 10 juli 2026) dan memusnahkan sarang tawon Vespa affinis berukuran besar di kawasan Bandara Tanjung Api pada Senin malam 13Juli 2026.

Aksi penyelamatan terbaru terjadi di kawasan Bandar Udara Tanjung Api, Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Pusungi, Kecamatan Ampana Tete. Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari seorang pegawai bandara, Bapak Abdul Suaib, pada Senin sore pukul 16.35 WITA mengenai keberadaan sarang tawon berbahaya di atas pohon depan perumahan bandara.
Demi menghindari sifat agresif tawon, eksekusi sengaja dilakukan pada malam hari. Tepat pukul 21.20 WITA, Tim Regu 2 yang terdiri dari 3 personil langsung meluncur sejauh 7 kilometer menggunakan unit kendaraan Hilux Open. Hanya dalam waktu 15 menit menggunakan teknik pembakaran aman dan terukur, sarang tawon Vespa affinis tersebut berhasil dimusnahkan total pada pukul 21.40 WITA tanpa adanya korban maupun kerugian materiil.

Operasi sukses di bandara ini melengkapi aksi heroik Tim Regu 2 beberapa hari sebelumnya. Pada Jumat pagi 10 Juli 2026 pukul 09.48 WITA, tim yang sama juga menerima laporan dari seorang karyawan ruko di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Dondo Barat, Kecamatan Ratolindo. Sebuah pesan singkat dikirimkan meminta bantuan evakuasi seekor ular yang menyelinap masuk ke dalam bangunan ruko.
Merespons laporan tersebut, petugas langsung berangkat pada pukul 09.50 WITA dan tiba di lokasi tiga menit kemudian. Menggunakan alat penjepit khusus ular, 4 personil lapangan secara hati-hati melakukan penyisiran di beberapa titik. Dalam waktu sekitar 15 menit, ular tersebut berhasil ditangkap hidup-hidup dan langsung dilepaskan kembali ke habitatnya yang jauh dari pemukiman warga.
Seluruh rangkaian operasi penyelamatan ini diselenggarakan di bawah tanggung jawab penuh Kepala Dinas Damkarmat Alfred Leonard Lanu, SH., MAP., Kepala Bidang Pemadaman Irma Mohamad, S.Sos., M.AP., serta Kepala Seksie Penyelamatan Abdul Wahid Lapangandong, S.Pd., MM.
Pihak Disdamkarmat Tojo Una Una menegaskan bahwa mereka akan terus bersiaga 24 jam untuk melayani masyarakat. Warga diimbau untuk tidak ragu melaporkan kejadian darurat, baik peristiwa kebakaran maupun gangguan hewan berbahaya (non-kebakaran), demi menjaga keselamatan lingkungan bersama.(H. Sam Asiku)