Pemda Banggai

Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, Pemda Banggai Ajak Perkuat Koperasi Modern dan Berdaya Saing

29
×

Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, Pemda Banggai Ajak Perkuat Koperasi Modern dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, BANGGAI – Pemerintah Kabupaten Banggai menggelar apel Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Banggai, Luwuk, Senin (20/7/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Moh. Ramli Tongko, yang bertindak sebagai pembina apel, membacakan pidato tertulis Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah pimpinan perangkat daerah, unsur Forkopimda, para pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih, serta ASN Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Banggai.

Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tahun ini mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya.”

Dalam pidatonya, Menteri Koperasi mengajak pemerintah daerah untuk lebih proaktif dalam memperkuat dan mengembangkan koperasi modern di berbagai sektor usaha.

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah mendorong lahirnya koperasi-koperasi sektor produksi. Berbagai koperasi telah mengelola SPBUN bagi nelayan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), serta berbagai usaha produktif lainnya.

Selain itu, koperasi juga didorong menjadi pelaku utama dalam hilirisasi kelapa sawit, sekaligus mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan digital.

“Kami mengapresiasi tumbuhnya koperasi-koperasi tersebut dan mengajak pemerintah daerah serta gerakan koperasi untuk terus memberikan pembinaan dan pendampingan agar semakin banyak koperasi modern lahir di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Menteri Koperasi menambahkan bahwa peringatan Hari Koperasi merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.

Semangat koperasi yang dicita-citakan Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta, lanjutnya, kini coba diwujudkan Presiden Prabowo Subianto melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

“Saat ini ada lebih dari 80 ribu KDKMP, di mana lebih dari 1.061 di antaranya telah beroperasi sebagai langkah awal,” ujarnya.

KDKMP diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang mampu memperpendek rantai distribusi, memperkuat akses pembiayaan, memperluas pemasaran produk lokal, serta menghadirkan pelayanan ekonomi yang lebih dekat kepada masyarakat.

Menteri Koperasi juga menekankan bahwa pemerintah terus menyempurnakan kebijakan dan regulasi agar koperasi semakin adaptif terhadap perkembangan ekonomi, teknologi, dan kebutuhan masyarakat.

Di akhir pidatonya, ia mengajak generasi muda untuk tidak ragu bergabung dan berkarya melalui koperasi.

“Masa depan koperasi berada di tangan generasi yang kreatif, inovatif, adaptif terhadap teknologi, serta memiliki semangat kolaborasi,” pungkasnya.

Usai pelaksanaan apel, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Moh. Ramli Tongko, menyerahkan sertifikat penilaian kesehatan koperasi kepada tiga koperasi terbaik, yakni KSP Kencana Mukti Tama, KSP Arya Sejahtera Mandiri, dan Koperasi Credit Union Harapan. (**)