JURNALPOLRISULTENG, TOJO UNA-UNA – Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan, dan kebaikan adalah gerbong utama yang membuat seseorang akan selalu dikenal serta dirindukan.
Prinsip hidup mendalam inilah yang melekat kuat pada sosok dr. Alfred Tumewu. Bagi masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una, beliau lebih akrab dan dicintai dengan sapaan hangat: dr. Seng.
Kini, di masa purna tugasnya, dr. Seng tengah menikmati hari-hari bahagianya dalam keadaan sehat walafiat, dikelilingi oleh istri, anak, dan cucu tercinta.
Namun, meski raganya tak lagi berkantor di puskesmas, nama dan dedikasinya menolak pudar dari ingatan publik.

Lebih dari Sekadar Gelar
Bagi dr. Seng, menjadi dokter bukan sekadar tentang prestise atau gelar akademik. Ini adalah tentang panggilan jiwa untuk menyembuhkan dengan ilmu dan merawat dengan cinta.
Suami tercinta Steny Tumewu, SE ouwner Marina Cottage adalah sosok yang tekun mengaplikasikan seni kedokteran; prinsip hidupnya membuktikan bahwa di mana profesi kedokteran dicintai, di situ pula ada kecintaan yang tulus terhadap kemanusiaan.
Bagi ribuan pasien yang pernah disentuh oleh kebaikannya, jas putih dr. Seng bukan sekadar seragam medis.
Jas putih itu adalah simbol harapan. Ketulusan hatinya adalah obat terbaik bagi setiap jiwa yang sedang berjuang melawan rasa sakit di pelosok Tojo Una-Una. Kata-kata rasanya terlalu terbatas untuk mengungkap betapa besarnya dedikasi dokter Seng terhadap profesi ini.
Pengabdian seorang dokter yang baik hati melampaui sekadar menyembuhkan penyakit fisik. Tetapi melalui pengadian jiwa, akan terus berbakti demi daerah tercinta dan masyarakat yang dikasihi, merawat manusia seutuhnya dengan empati yang mendalam.

Pasca rapat untuk gelar kegiatan
Reuni Puskesmas Ampana Timur: Momen Emosional Mengenang Sang Legenda
Sebagai tokoh penting dalam sejarah pelayanan medis di wilayah ini, jejak pengabdian dr. Seng yang legendaris akan kembali dikenang melalui sebuah momen yang diprediksi bakal menguras air mata bahagia.
Keluarga Besar Puskesmas Ampana Timur angkatan dr. Alfred Tumewu secara resmi mengumumkan akan menggelar acara Reuni. Pertemuan bersejarah ini dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan ini, Sabtu, 25 Juli 2026. Acara ini akan menjadi panggung penghormatan dan ruang rindu bagi para sahabat, sejawat, dan mereka yang pernah berjuang bersama beliau.
Kebaikan yang Berbuah Manis
Ada sebuah pepatah bijak yang mengiringi kisah hidupnya: “Hati yang baik adalah taman, pikiran yang baik adalah akarnya, kata-kata yang baik adalah bunganya, dan perbuatan baik adalah buahnya.”
Kebaikan hati dr. Seng tidak pernah sia-sia. Hal itu terbukti selalu mencerahkan kehidupan orang-orang yang menerimanya, sekaligus memurnikan jiwa beliau yang memberinya.
Pengabdian panjang dr. Seng kini telah membuahkan hasil yang paling indah dalam hidup seorang manusia, yaitu tempat abadi di dalam ingatan dan doa keluarga, sahabat, serta seluruh masyarakat, kendati sudah lama memasuki masa pensiun.
Makna Reuni dilatari abdi kesehatan di negeri Sivia Patuju, bukan sekedar berkumpul, namun penghargaan terhadap Dedikasi seseorang untuk saling menghomati, menjadi lentera yang akan terus menerangi dunia kesehatan di Tojo Una-Una, bahkan setiap hati yang pernah menerima sentuhan kasih.
Sumber resmi memaparkan sesuai kesepakatan rapat sore kemaren dikemas dalam Rundown acara, 06 sd 07.30 jalan pagi mulai tugu Ampana sd Marina Cottege, 07.30 sd 08.30 pembukaan, 08.30 lomba paduan suara mars hidup sehat, 09.30 sd selesai
Outbound masing2 tim 8 sd 10 (bagian lomba) terdiri dari Lomba dewasa, lomba anak (situasional) hingga pada pukul 11.30 Istrahat. Pada penghujung kegiatan adalah penutupan resmi kegiatan pada pukul 12.00.Wita waktu menyesuaikan (didedikasikan H. Sam Asiku sebagai bentuk penghargaan atas sebuah pengadian)